Emil: Demokrasi Pilkada 2024 Berkualitas, Tanpa Black Champaign

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, usai pembahasan anggaran Pilkada Serentak 2024 di DPRD Prov Jatim, Selasa (14/12/2021) | Foto: Humas Pemprov Jatim
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, usai pembahasan anggaran Pilkada Serentak 2024 di DPRD Prov Jatim, Selasa (14/12/2021) | Foto: Humas Pemprov Jatim
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan kualitas demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 2024 mendatang meningkat jika tanpa ada kampanye hitam, salah satunya.

Perlu ada edukasi masyarakat agar dapat meminimalisir kecurangan.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

“Misalnya black Champaign, hoax harus diminimalisir. Masyarakat juga harus membiasakan diri membaca berita hingga habis, karena tidak jarang berita dari media berbeda menggiring opini yang berbeda juga,” kata Wagub Emil saat menghadiri Forum Komunikasi Nasional di DPRD Prov Jatim, Jl. Indrapura Surabaya, Selasa (14/12) siang.

Berita Menarik Lainnya:  Karnaval RW 9 Pucangsimo Sajikan Teatrikal Romusa  

Emil mengatakan itu agar bisa diantisipasi sejak dini. Utamanya di fase kampanye sampai penyelenggaraan.

“Saat ini masyarakat sudah akrab dengan digitalisasi, tapi bagaimana kampanye saat dihadapkan dengan media sosial itu belum sepenuhnya dibatasi,” katanya.

“Sewaktu saya mencalonkan diri sebagai wakil gubernur, saya masih menemukan iklan di YouTube (kampanye). Bukan lagi hanya sekadar kampanye, tapi juga menyerang saya,” tambahnya.

Berita Menarik Lainnya:  Wajah Baru Jalan Wahid Hasyim Jombang, Rampung November Mendatang

Emil pun menjelaskan, perlu adanya action plan (skenario) dalam memprediksi tantangan yang akan muncul.

“Saya tekankan kembali, tantangan harus diprediksi dan juga kita harus persiapkan skenario eksternal internal serta penyesuaian dari perkembangan ekosistem digital,” jelasnya.

Emil menyadari, dalam pesta demokrasi 2024 mendatang tantangan yang dihadapi setiap provinsi serta kabupaten/kota tentu berbeda. Dia meminta seluruh penyelenggara harus mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Saya harapkan dari adanya Forum komunikasi nasional ini bisa menghadirkan solusi dan saran-saran bagi implementasi pemilihan serentak di tahun 2024 mendatang,” katanya.

Ketua DPRD Provinsi Jatim Kusnadi menyampaikan hal senada. Dia menyebut, pemilihan serentak pada 2024 akan menjadi sebuah hal yang luar biasa.

Berita Menarik Lainnya:  Terima Pesan Nadiem Makarim, Mundjidah Wahab: PTM di Jombang Segera Tidak Dibatasi

“Semuanya akan melakukan pemilihan serentak di 33 provinsi dan di lebih dari 500 Kabupaten/Kota melakukannya. Dari sinilah kemungkinan timbulnya tantangan bisa terjadi,” katanya.

Meski demikian, Kusnadi berharap agar Forum Komunikasi Nasional dengan tema penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024 ini mampu memberikan referensi menghadapi tantangan ke depan.

“Semoga dengan hadirnya forum ini bisa memberikan referensi dalam menghadapi tantangan dan hambatan serta melihat peluang dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024,” pungkasnya.

banner 600x310
banner 1024x1280