Di Tengah Pandemi, Ratusan KPM Terima Bantuan Alat Usaha Melalui Jatim Puspa

DPMD Prov. Jatim bersama DPMD Bondowoso saat penyerahan bantuan alat kepada Keluarga Penerima Manfaat di Desa Pekauman Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso.
Keterangan foto : DPMD Prov. Jatim bersama DPMD Bondowoso saat penyerahan bantuan alat kepada Keluarga Penerima Manfaat di Desa Pekauman Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso.
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Di tengah pandemi 295 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Bondowoso menerima bantuan alat usaha melalui progam Jatim Puspa (Pemberdayaan Usaha Perempuan), Senin (9/8/2021).

Program Jatim Puspa tersebut merupakan inisiasi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang disalurkan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim.

Bacaan Lainnya

Sasaran penerima Jatim Puspa merupakan ibu-ibu pelaku usaha kecil yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Seksi Promosi dan Pemasaran Usaha Ekonomi Desa DPMD Jawa Timur, Kukuh Tri Sandi mengatakan, sasarannya adalah graduasi PKH (Program Keluarga Harapan) yang tidak lagi mendapatkan bantuan.

Berita Menarik Lainnya:  Sosok Gercep Eri-Armuji Dalam Memulihkan Ekonomi Kota Surabaya di tengah Pandemi

“Sebanyak 295 KPM tersebut melalui verifikasi oleh pendamping desa, door to door. Kalau ada yang tidak layak, yakni meninggal dan pindah maka bisa diganti dari data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial),” katanya.

Sementara untuk memastikan bantuan tersebut tidak dijual, pihaknya menggandeng pendamping desa untuk memantau.

“Sehingga pendamping desa dan PKK (Pendamping Kesejahteraan Keluarga) selalu memantau. Kita salurkan melalui desa, agar desa merasa memiliki. Setelah alat disalurkan desa bisa memberikan pembinaan,” jelasnya.

Penerima program Jatim Puspa di 30 kabupaten/kota di Jawa Timur, ada 5.294 KPM di 175 desa dengan total anggaran Rp 15 miliar lebih.

Berita Menarik Lainnya:  Di tengah Pandemi, Remaja di Jombang Gagas Pustaka Kampung

“Karena mereka sudah lepas dari PKH, harapannya bisa lebih mandiri apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti ini,” harapnya usai penyaluran di Desa Pekauman Kecamatan Grujugan.

Di samping itu, Kepala DPMD Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati, menerangkan, keluarga penerima manfaat akan menerima alat usaha yang bervariasi tergantung kebutuhan dan jenis usaha Keluarga Penerima Manfaat (KMP) dengan nilai bantuan untuk masing-masing Rp 2,5 juta yang tersebar disembilan desa di lima kecamatan.

“Total anggaran yang dibelanjakan yakni sebesar Rp 866 juta lebih terdiri dari kulkas, alat penggorengan, timbangan, etalase, rombong, kompor, kasur untuk tukang pijat dan alat usaha lainnya,” ujarnya.

Selain itu, Haeriyah, mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim karena pelaku usaha kecil di sembilan desa sudah mendapatkan bantuan alat melalui Jatim Puspa.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolres Bondowoso Pastikan Kesiapan Prokes dan Keamanan Gereja

“Ini bentuk kepedulian Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, untuk pemberdayaan perempuan. Penerimanya ibu-ibu yang merupakan tulang punggung keluarga,” katanya.

Pihaknya berharap bantuan melalui DPMD ini semua bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, demi kelangsungan perekonomian, khususnya di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Jangan sampai dijual, harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ibu-ibu ini orang hebat yang selama ini berjuang untuk mencari nafkah,” jelasnya di depan para KPM.

Menurutnya, bantuan alat yang diberikan oleh pemerintah sesuai kebutuhan KPM.

“Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir, agar usaha yang dijalankan kemabli normal,” tutupnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280