Desa Trosobo Dapat BK 1,1 Miliar, Ada Warga yang Lapor ke Kejaksaan

Kantor
Kantor Kepala Desa Trosobo Kecamatan Taman
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO- Pemerintah Desa (Pemdes) Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, mendapatkan anggaran Bantuan Keuangan (BK) dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebesar Rp 1,1 miliar.

Gelontoran dana sebesar itu, membuat warga bertanya untuk apa saja ?

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Sesuai yang tertuang dalam APBDes Trosobo 2021 tertulis dana BK Rp1,1 miliar itu untuk pemeliharaan sistem pembuangan air limbah rumah tangga.

Besarnya dana BK yang didapat Pemdes Trosobo sedangkan peruntukannya hanya untuk pemeliharaan pembuangan limbah rumah tangga, membuat warga mengernyitkan kening.

Berita Menarik Lainnya:  Bodycam, Inovasi Baru Polrestabes Surabaya Beri Layanan Terbaik ke Masyarakat

Bahkan ada warga yang kemudian mengadukan masalah ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo.

Informasi yang digali Beritabangsa.com, terkait dana BK di Desa Trosobo telah dilaporkan ke Kejari Sidoarjo.

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Aditya Rakatama.

Saat dikonfirmasi dia mengakui ada laporan pengaduan masyarakat (Lapdumas) terkait dana BK Desa Trosobo.

“Terkait lapdumas itu, sesuai prosedur sudah ditangani oleh Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Sidoarjo. Mohon ditunggu dan dimonitor saja progresnya,” kata Aditya Rakatama, Minggu (07/08/2022) lalu.

Wartawan Beritabangsa kemudian mengklarifikasi masalah ini kepada kepala desa (Kades) Trosobo di Balai Desa.

Namun sayang, Kades sedang tidak ada di kantor. Tidak berhenti di situ, saat dikonfirmasi melalui panggilan dan pesan WhatssApp juga tidak dijawab.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Kopli Lantik Elfi Sukaisih

Di Kantor Desa Trosobo, Beritabangsa menemui Kepala Urusan Kesejahteraan Masyarakat (Kaur Kesra), Samsuri, yang memiliki tupoksi mengurus pembangunan di desa.

Samsuri, menjelaskan pihaknya juga menjadi tim pelaksana kegiatan (TPK) tetapi untuk pembangunan non fisik bukan fisik.

“Saya itu TPK non fisik Mas, seperti BLT, Bansos, dan lain sebagainya. Jikalau TPK fisik ada sendiri yang nangani,” kata Samsuri.

Saat ditanyakan terkait dana BK Rp 1,1 miliar yang dilaporkan oleh warga, Samsuri membenarkan informasi itu. Katanya beberapa hari lalu ada Tim dari Kejari Sidoarjo datang ke kantor desa.

Berita Menarik Lainnya:  Viral ! Siswa SMP Harus Lewati Jalan Mirip Kolam Lumpur
Desa
Potongan APBDes Desa Trosobo tahun 2021

“Kemarin ada tim dari Kejaksaan datang ke sini, Insya Allah tidak ada apa- apa Mas, semua laporan sudah beres. Wujud bangunan juga ada di RW 02,” ujarnya.

Sementara Ketua RW 02 Desa Trosobo, Muhajir, saat ditemui di rumahnya mengakui pada 2021, ada kegiatan membersihkan saluran pembuangan air limbah rumah tangga (got).

Tapi pihaknya tidak tahu soal sumber dananya dari BK yang jumlahnya mencapai Rp1,1 miliar.

“Tahun 2021 memang ada Mas, kegiatan bersih-bersih selokan, informasinya semua saluran got dibersihkan, tapi tidak tahu kalau sampai habis miliaran. Paling waktu itu pekerjanya digaji seratus ribuan per-harinya,” jelasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280