Bupati Salwa Ajak Wartawan Tangkal Hoax

Bupati Salwa

Beritabangsa.com-Bondowoso – Dalam nuansa peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan HUT PWI ke-75, Bupati Bondowoso Salwa Arifin berharap kepada wartawan turut serta dalam menangkal berita hoax yang semakin banyak dan mudah diterima masyarakat.

“Saya harap wartawan bisa memberikan informasi yang akurat agar masyarakat tidak mudah dipengaruhi oleh orang-orang tak bertanggung jawab,”katanya usai melakukan bakti sosial bersama PWI Bondowoso di Desa Banyuwuluh, Rabu(11/3/2021) kemarin.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Inilah 5 Masjid Jatim Terbaik DMI Award 2022
banner 1920x1080

Dalam bersinergi yang baik, kata Bupati Salwa, dengan pemerintah diharapkan dalam menyuguhkan pemberitaan yang mendidik dan membangun kepada masyarakat.

“Saya mohon untuk mendidik masyarakat lewat tulisan. Peran wartawan sangat dibutuhkan untuk memfirlter informasi, mengedukasi masyarakat,” pinta Bupati Salwa.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dwi Wahyudi, menambahkan, pihaknya berharap pemberitaan yang dilayangkan kepada masyarakat benar-benar telah memenuhi unsur keberimbangan. Tentu agar informasi yang diterima tidak ambigu.

Berita Menarik Lainnya:  Wow, Serapan Anggaran OPD di Bondowoso Baru 5 Persen, Apa Komentar Wabup?

“Dalam artian berita Konstruktif dan berimbang. Termasuk untuk mengantisipasi dan menangkal berita hoax seperti kata Bupati Salwa,” terangnya.

Dwi juga mengungkapkan, berpartisipasinya Bupati Bondowoso dalam salah-satu rangkaian HPN dan HUT PWI ke-75 merupakan bentuk apresiasi kepada insan pers.

“Dengan perhatian dari Bupati yang alhamdulillah secara pribadi bisa hadir untuk menemani insan pers dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Dwi Wahyudi berharap kepada insan pers dapat meningkatkan kerja sama yang baik dengan pemerintah dalam kegiatan-kegiatan positif yang diberikan kepada masyarakat.

Berita Menarik Lainnya:  Bu Retno Guntur Peduli, Santuni Puluhan Anak Yatim-piatu di Jombang

“Tentu menyambut baik kerjasamanya dengan insan pers perlu ditingkatkan lagi,” inginnya.

Selain itu, menurut Dwi, pemerintah daerah tetap memberikan keleluasaan dan tidak melarang insan pers untuk terus menjadi mitra kritis pemerintah dalam menyampaikan informasi proses maupun hasil pembangunan.

“Ya betul (Dapat memberitakan kritik membangun),”  akunya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

 

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *