Bupati dengan Suaminya Terjaring OTT KPK, PCNU Probolinggo: Merasa Sangat Prihatin

Bupati Probolinggo bersama suaminya saat dibawa ke Bandara Juanda Surabaya oleh tim KPK
Keterangan foto : Bupati Probolinggo bersama suaminya saat dibawa ke Bandara Juanda Surabaya oleh tim KPK
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Probolinggo – Kabar menggemparkan beredar di kawasan Probolinggo. Hal itu datang dari bupati setempat, Puput Tantriana Sari dan anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, H Hasan Aminuddin yang baru ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya merupakan suami istri.

“Atas beredarnya berita ini, kami sangat prihatin,” kata Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo, KH Abdul Hamid, Senin (30/08/2021).

Bacaan Lainnya

Disampaikannya bahwa selama ini, pribadi Bupati dan suami dikenal baik. Hal tersebut dibuktikan dengan dukungan atas berbagai kegiatan yang digelar masyarakat, termasuk ormas keagamaan seperti NU.

Berita Menarik Lainnya:  Kontribusi Terhadap PAI, Bupati Sampang Raih Penghargaan dari Kemenag RI

“Sosok Bupati dan suami selama ini kami kenal baik,” terangnya.

Namun demikian, dirinya tetap mendukung upaya pemberantasan korupsi yang menggerogoti negeri, termasuk di Kabupaten Probolinggo.

“Kita pasrahkan penanganan kasus ini kepada penegak hukum yakni penyidik,” ungkapnya.

KH Abdul Hamid juga meminta semua pihak menghargai praduga tidak bersalah dan masyarakat diminta tenang.

“Ya, pasrahkan saja kepada penegak hukum dan masyarakat hendaknya tetap tenang,” pintanya.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Probolinggo. Ada dua orang pejabat yang ditangkap KPK, yakni Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan seorang Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Hasan Aminuddin. Keduanya merupakan suami istri.

Berita Menarik Lainnya:  Reka Ulang Mayat dalam Selokan, Pelaku Ngaku Tak Tahu Korbannya Tewas

Puput Tantriana telah menjabat sebagai Bupati Probolinggo sejak 2013. Saat ini, dia menjabat di periode kedua yakni 2018-2023. Sementara, Hasan merupakan politikus yang saat ini menempati posisi di DPR RI. Sebelum melangkah ke Senayan, Hasan merupakan Bupati Probolinggo dua periode. Posisinya digantikan oleh istrinya.

Keduanya ditangkap karena diduga terlibat dengan kasus suap. Belum diketahui perkara suap tersebut terkait apa. Belum diketahui peran keduanya terkait perkara ini. Hingga saat ini, keduanya masih dalam status terperiksa.

Berita Menarik Lainnya:  Terpilih Aklamasi di Muskab IPSI, Sunargi Ajak Vaksin dan Asuransikan Atlet Silat

Sementara Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan adanya OTT ini. Meski demikian, dia belum merinci lebih lanjut.

“Sementara dapat saya sampaikan bahwa benar KPK telah melakukan giat penangkapan, selanjutnya nanti akan kami release,” ucap Ghufron.

Plt juru bicara Ali Fikri juga sudah membenarkan OTT tersebut. Dia menyampaikan, informasi terkait OTT itu akan disampaikan dalam waktu dekat.

“Mengenai kasus selengkapnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan. Tim masih bekerja, dan perkembangannya nanti kami pastikan akan kami sampaikan lebih lanjut,” pungkasnya.

banner 600x310
banner 1024x1280