Bobol SMPN 2 Pakem, Warga Bondowoso Diciduk Polisi

Dibobol
Penjaga saat menunjukkan ruangan yang pintunya dibobol pencuri
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BONDOWOSO- Pencuri yang membobol SMP Negeri 2 Pakem gagal membawa hasil curiannya karena tepergok pihak penjaga sekolah.

Pencuri yang beraksi itu bernama Mulyadi warga Dusun Andung Oloh Desa Andungsari, Kecamatan Pakem, Bondowoso.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Kini dia harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Bondowoso untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berita Menarik Lainnya:  10 Hari Eksvakasi Situs Sumberbeji Temukan Arca Baru

Diketahui, tersangka ternyata tidak sendiri, melainkan bersama dengan 2 temannya yang saat ini menjadi daftar pencarian orang (DPO).

Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Agus Purnomo, membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku, di mana pelaku berupaya melakukan pencurian terhadap inventaris milik SMP Negeri 2 Pakem.

“Benar pelaku bersama dengan dua temannya berniat menggondol barang-barang milik SMPN 2 Pakem, namun gagal karena tepergok penjaga sekolah,”ujarnya, Jumat (16/9/2022).

Berita Menarik Lainnya:  DPR Sahkan RUU Perlindungan Data Pribadi

Agus, menerangkan tersangka yang berada dalam ruang laboratorium berhasil dibekuk penjaga, saat melakukan pencurian.

“Dua tersangka lainnya melarikan diri,” ujar Kasatreskrim.

Meski pelaku gagal membawa barang curian, kata Agus, tindakan pelaku dengan merusak pintu ruang laboratorium dengan menggunakan 1 parang dan 1 linggis, sudah cukup sebagai bukti untuk menjerat pelaku yang melakukan tindak pidana.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan dan kami lakukan pemeriksaan dan pengembangan, karena dari cara pelaku masuk ke dalam ruang kelas, tidak menutup kemungkinan pelaku juga menjalankan aksi di tempat lain,” bebernya.

Berita Menarik Lainnya:  6 Desa di Bondowoso Raih Predikat Desa Mandiri

Sedangkan dari tangan pelaku, lanjut Agus, polisi berhasil mengamankan 1 buah parang milik pelaku, serta sepeda motor Yamaha Jupiter MX sebagai sarana pelaku dalam menjalankan aksinya.

“Pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHP, ancamannya 7 tahun penjara,” pungkasnya.

>>> klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280