BNPB Dibantu Anjing Pelacak Polda Jatim Temukan 7 Jenazah

Mobil ambulan saat membawa jenazah korban erupsi asal Desa Sumberwuluh ke Rumah Sakit | Foto: Humas Pemkab Lumajang
Mobil ambulan saat membawa jenazah korban erupsi asal Desa Sumberwuluh ke Rumah Sakit | Foto: Humas Pemkab Lumajang
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Lumajang – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tim SAR dan Polda Jatim terus melakukan pencarian terhadap korban erupsi gunung Semeru dengan menerjunkan anjing pelacak K9. Alhasil ada 7 mayat berhasil dievakuasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo, S.STP, MM mengatakan pihaknya ditugaskan oleh Posko Induk guna membantu evakuasi korban akibat Awan Panas Guguran (APG).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Kapolres dan Polda Jatim Tinjau Kampung Tangguh
banner 1024x1366

Selama proses pencarian korban, sejak pagi tadi terjadi 2 kali awan panas guguran (APG) antara pukul 05.54 dan 07.00 WIB, sejauh 3,5 KM yang mengarah ke Besuk Curah Kobokan.

“Alhamdulillah hingga pukul 10.30 WIB ada 7 mayat korban berhasil ditemukan dan sudah dievakuasi oleh Tim SAR menggunakan 7 unit mobil ambulans dibawa ke rumah sakit untuk identifikasi,” ujarnya.

Berita Menarik Lainnya:  Banjir Kembali Rendam Sejumlah Wilayah di Jeneponto

Total korban erupsi gunung Semeru yang ditemukan menjadi 28 orang meninggal dunia.

“28 korban ditemukan di dua lokasi di Dusun Curah Kobokan Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo dan disejumlah titik di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengimbau Sugito kepada warga yang tidak berkepentingan untuk tidak masuk ke lokasi bencana.

Berita Menarik Lainnya:  Sssttt....Kapolda Ngobrol Penting dengan Kabinda Soal Jatim

“Selain masih berbahaya juga dapat mengganggu petugas pada proses pencarian terhadap korban,” ujarnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280