Ada Lalat Hijau di Makanan, Begini Tanggapan Ketua PHRI Bondowoso

Resto Pandanwangi
Resto Pandanwangi, yang salah satu hidangannya dihinggapi lalat hijau

BERITABANGSA.COM-BONDOWOSO – Beredar kabar bahwa terdapat lalat bermata hijau di resto mewah ‘Resto Pandanwangi’ Hotel Grand Padis.

Diketahui lalat hijau tersebut berada di salah satu hidangan tamu saat makan bersama anggota DPR RI Komisi VIII, Sabtu (17/9) lalu.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Terpeleset Panjat Truk, Anjal di Jombang Tewas
banner 1920x1080

Menurut pendapat umum tentang kesehatan, memakan makanan yang sudah dihinggapi lalat hijau tidak disarankan karena lalat hijau membawa bakteri sangat berbahaya.

Peneliti dari Penn State Elberly College di Amerika Serikat menemukan bahwa lalat dapat menyebarkan Salmonella, E Coli, dan bakteri lainnya sehingga menyebabkan berbagai penyakit pencernaan antara lain, Diare, Disentri, Kolera, Tifoid, dan Antraks.

Berita Menarik Lainnya:  Tidak Bisa Berjualan, PKL Dan Penguna Jalan SLG Berniat Demo Bupati Kediri

Ketua Asosiasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Slamet Agus Darminto, turut prihatin dengan kejadian di Resto Pandan Wangi Hotel Grand Padis Bondowoso sepekan lalu.

Ia mengatakan akan berkoordinasi secara internal dengan pihak manajemen Hotel Grand Padis menyikapi persoalan tersebut.

“Kalau benar itu terjadi ya sangat memprihatinkan, saya malah baru dengar. Selanjutnya kami akan berkoordinasi secara internal dulu,” ucapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Listrik Korsleting Api Ludeskan Rumah Niwati dan Buhasan, di Bondowoso

Sementara Manajemen Hotel Grand Padis melalui chief cook Erna Priatna menyayangkan dan kecewa atas peristiwa hinggapnya lalat pada Salad saat dihidangkan tersebut.

“Kami atas nama hotel Grand Padis dan saya selaku chief meminta maaf atas kejadian tersebut, jangan kapok mampir Grand Padis ya Pak,” ujarnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *