Persebaya Harus Segera Berbenah

Foto: Suporter fanatik Persebaya, Bonek saat hadir mendukung tim kesayangannya (dok. Persebaya)
Foto: Suporter fanatik Persebaya, Bonek saat hadir mendukung tim kesayangannya (dok. Persebaya)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM– Rentetan hasil buruk selama 10 pertandingan Persebaya di kompetisi sepak bola Liga 1 musim 2022-2023 semakin mengkhawatirkan. Manajemen dan skuad muda besutan Coach Aji Santoso harus segera berbenah. Namun apa saja yang dibenahi, inilah analisa dari Bonek garis lembut.

Saat ini Persebaya bertengger di peringkat 14 dari 18 tim, dengan nilai 10. Tim yang dijuluki Bajul Ijo sekarang hanya mengemas 3 kemenangan, 1 hasil seri, dan 6 kekalahan dengan agregat gol 8 – 12. Kekalahan terakhir mereka dari Rans Cilegon FC 1-2 di Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (15/9/2022) sore. Akibatnya Bonek marah, tindakan anarkis tidak bisa dihindari, masuk ke dalam lapangan merusak fasilitas stadion setelah pertandingan usai.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Lagi, Kantor DPRD Jombang Dikepung Massa Tolak Kenaikan BBM
banner 1024x1366

Tak hanya di situ, kemarahan Bonek berlanjut. Mereka juga berunjuk rasa di depan kantor manajemen Persebaya, Jalan Hayam Wuruk, Surabaya. Ratusan orang Bonek membawa cat semprot dan banner dengan tulisan #Ajiout dan #Yahyaout. Mess pemain di Jalan Doho juga menjadi sasaran. Polisi pun terpaksa membubarkan massa dengan menembakan gas air mata.

Berita Menarik Lainnya:  Sudut Pandang Penyesuaian Harga BBM

Luapan amarah Bonek menjadi alarm bahwa Persebaya harus segera berbenah meski kompetisi baru masuk 10 pertandingan. Namun sebagaimana teori lubang hitam, susah bagi sebuah benda untuk lolos karena besarnya daya tarik gravitasi yang menyeret hingga dasar. Satu hasil buruk biasanya akan diikuti hasil buruk lainnya.

Rangkaian buruk musim ini sama dengan hasil 10 pertandingan awal pada musim 2002, saat Persebaya terdegradasi. Kala itu Persebaya normalnya memetik 11 angka dari 3 kemenangan, 2 hasil seri, dan 5 kekalahan dengan agregat 13-15. Hanya karena sanksi PSSI akibat mogok saat pertandingan melawan Pupuk Kaltim, nilai Persebaya dikurangi tiga menjadi delapan.

Berita Menarik Lainnya:  Catatan Janji Politik di Lebong dan Realitas

Lantas bagaimana cara membenahi Persebaya agar kembali pada track kemenangan? Setidaknya kami berusaha merangkum dari sejarah dan kejadian yang sudah terjadi agar bisa menjadi sebuah pelajaran yang berharga. Inilah yang harus dilakukan Manajemen Persebaya Surabaya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280