Tak Sekadar Ikhlas, Guru Juga Perlu Sejahtera

Untung Wahyudi
Silahkan Share ke :

Saatnya Guru Disejahterakan

Selama ini, profesi guru dianggap sebagai profesi yang agung. Keikhlasan mereka untuk mendidik dan mengajar tidak bisa ditukar dengan materi. Namun begitu, seiring dengan kebutuhan hidup yang semakin meningkat dan kebutuhan pokok yang semakin mahal dengan diawali dengan naiknya harga BBM, maka kesejahteraan guru juga perlu diperhatikan. Pemerintah jangan sampai menutup mata terkait kebutuhan hidup para guru, khususnya yang masih belum mendapatkan tunjangan sama sekali.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Viralnya Siti Fadilah yang Mengungkap Konspirasi Virus Corona dan WHO
banner 1920x1080

Sebagaimana diketahui, untuk mendapatkan tunjangan profesi, guru harus mengikuti proses sertifikasi yang begitu panjang. Ada sekitar 1,6 juta guru yang masih belum besertifikat dan otomatis belum bisa mendapatkan tunjangan apa-apa dari pemerintah.

Dikutip dari www.prsoloraya.pikiran-rakyat.com (18/9), Mendikbudristek Nadiem Makarim menjelaskan, jajaran Kemendikbudristek telah mencari solusi agar para guru bisa segera mendapatkan tunjangan, terlebih bagi guru yang akan segera pensiun. Nadiem menambahkan, jika pihaknya diam dan mengikuti peraturan lama, maka mereka yang selama ini antre mengikuti sertifikasi akan menunggu lebih dari 20 tahun. Jika tetap menggunakan mekanisme lama, yakni hanya guru sertifikasi yang mendapatkan tunjangan, maka banyak guru yang hingga pensiun belum mendapatkan penghasilan layak.

banner 600x310

Pos terkait