Ketua Fatwa MUI Jatim: Aswaja NU Center Didirikan Untuk Membentengi Aswaja an Nahdliyyah

Keterangan foto: Ketua Fatwa MUI Jatim, KH Ma'ruf Khozin.
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Pengusulan Aswaja NU Center menjadi lembaga resmi NU pada gelaran Muktamar Ke-34 NU di Lampung, 23-25 Desember 2021 mendatang mendapatkan respon positif dari ketua Fatwa MUI Jatim, KH Ma’ruf Khozin.

Pasalnya, Direktur Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur tersebut mendorong agar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meresmikan lembaga Aswaja NU Center secara legislasi sebagai banom NU di Muktamar Ke-34 NU.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Wapres Ma’ruf Amin Resmikan Masjid Safinatul Ulum
banner 1024x1366

Menurutnya, Aswaja NU Center didirikan sebagai lembaga untuk membentengi ajaran Ahlussunah wal Jama’ah (Aswaja) an Nahdliyyah.

“NU itu berdiri karena membela aqidah Ahlussunah wal Jama’ah. Maka tidak diragukan lagi Aswaja NU Center menjadi lembaga resmi di PBNU secara de jure dan de facto,” ungkap KH Ma’ruf Khozin saat ditemui di kediamannya di Pondok Pesantren Roudlotul Ulum 1 Jalan Haji Mohammad Noer Desa Baengas Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, (17/11/2021).

KH Ma’ruf Khozin menilai selama ini lembaga yang terus menjaga dan mengawal pemahaman Aswaja dari gerakan di luar NU adalah Aswaja NU Center. Sehingga penting sekali Aswaja NU Center mempunyai posisi yang jelas di tubuh organisasi NU.

Berita Menarik Lainnya:  PWNU Jatim Gelar Resepsi HSN 2021 Secara Hybrid

“Karena selama ini yang betul-betul mengawal Aswaja belum ada. Lembaga dakwah NU belum secara khusus menangani soal Aswaja. Begitu pula lembaga Bahtsul Masa’il, karena Bahtsul Masa’il masih terfokuskan seputar kaidah fiqh. Sedangkan yang dihadapi masyarakat itu sama mencari dalil mengenai Aswaja,” paparnya.

Lebih lanjut KH Ma’ruf Khozin menjelaskan, Aswaja NU Center didirikan pertama kali di Jawa Timur oleh KH Abdur Rohman Navis. Saat itu, Rois PWNU Jawa Timur adalah KH Miftahul Akhyar dan ketua Tanfizdiyahnya KH Mutawakkil Alallah.

“Aswaja NU Center ini sudah diusulkan menjadi banom NU sejak Muktamar NU di Jombang. Tapi, sayangnya saat itu masih belum ada restu,” tandasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Wakaf Telinga dan Korelasi Cerita 'Basi' Sad Boy Garis Keras

Diketahui, pada Senin (15/11) kemarin, Aswaja NU Center Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) secara hybrid, online dan offline dalam rangka menyelaraskan Pengusulan Aswaja NU Center menjadi lembaga resmi NU pada gelaran Muktamar Ke-34 NU di Lampung, 23-25 Desember 2021 mendatang.

Aswaja NU Center diinginkan mempunyai posisi yang jelas di tubuh organisasi NU. Pasalnya, saat ini legalitas Aswaja NU Center dari pengurus Wilayah dan Cabang masih beragam.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280