Dosen Unusa Ajarkan 5 Tips Anak Usia Dini Puasa

Dosen Unusa Ajarkan 5 Tips Anak Usia Dini Puasa
Berda Asmara, S.Pd., M.Pd., Dosen PD Paud Unusa.
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Selama Ramadan, banyak orang tua mulai mengajarkan anak mereka untuk berpuasa sejak usia dini. Tak jarang anak-anak merasa kesulitan menjalankan puasa Ramadan. Untuk itu Dosen PG Paud Unusa Berda Asmara., SPd, MPd, memiliki tips tersendiri untuk mengajarkan anak usia dini berpuasa.

Berda Asmara menilai perlu ada pemahaman soal puasa kepada anak usia dini, agar anak bisa memahami makna puasa.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Wagub Emil Harapkan KONI Jatim Semakin Dongkrak Prestasi Atlet dalam Pelantikan Pengurus
banner 1920x1080

Dengan pemahaman itulah, anak mulai melihat kebiasaan kedua orang tuanya yang berpuasa.

“Anak akan lebih mudah memahami sesuatu jika sudah melihat contoh dari orang tuanya,” jelas Berda.

Berikut ini 5 tips mengajarkan anak untuk mulai belajar berpuasa

Pertama orang tua bisa memberikan contoh melaksanakan puasa baik puasa wajib di bulan Ramadan hingga puasa sunnah seperti Senin dan Kamis.

Hal ini dilakukan karena anak usia dini memiliki rasa ingin tahu sangat tinggi, dan ia pasti akan bertanya tentang puasa itu bagaimana.

“Dalam hal ini orang tua bisa memberi pengetahuan serta memfasilitasi agar bisa melaksanakan puasa sejak dini, mulai dari mengajak anak makan sahur dan mengajak berbuka puasa,” ucapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Teladani Rasulullah, Masjid Al-Ikhlas Santuni Yatim dan Duafa

Kedua, melatih anak usia dini untuk berpuasa di tahun pertama dengan dilakukan selama 3-4 jam mulai dari sahur.

“Misal sampai pukul 10 atau 12 siang atau sampai duhur jika dirasa anak sudah cukup kuat,” terang Berda.

Langkah ketiga, jika dirasa anak belum siap untuk melaksanakan puasa, jangan dipaksa terlebih dahulu.

“Ini dilakukan secara pelan-pelan dan bertahap, apabila dipaksa akan membuat anak takut dan enggan untuk melaksanakan puasa,” terangnya.

Keempat, ketika anak sudah mulai mencoba untuk berpuasa masih 3 sampai 4 jam lamanya misalnya, orang tua boleh memberi reward berupa pujian atau hadiah.

Berita Menarik Lainnya:  BOP PAUD dan Upaya Inovasi Pencairan Dana di Daerah

Melalui cara ini dan bertahap dapat menarik minat anak untuk melaksanakan puasa, anak akan berhasil untuk melaksanakan puasa sesuai dengan usia anak yang semakin lama semakin tumbuh.

Kelima, ketika hendak melaksanakan makan sahur dan berbuka puasa, ajak anak untuk memilih menu kesukaanya. Namun tetap memperhatikan makanan yang sehat dan bergizi, sehingga anak akan senang dalam menjalankan puasa.

“Ini membuat anak akan lebih bersemangat untuk menjalani puasa karena memang ada makanan yang mereka senangi,” terang Berda.

banner 600x310

Pos terkait