Sosok Gercep Eri-Armuji Dalam Memulihkan Ekonomi Kota Surabaya di tengah Pandemi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji | Dokumen Istimewa
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji | Dokumen Istimewa
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Badai pandemi covid-19 yang sudah melanda di seluruh belahan dunia, khususnya di Indonesia banyak berdampak pada berbagai kalangan dan berbagai sektor. Mulai dari kalangan elit hingga masyarakat menengah ke bawah merasakan dampaknya.

Hal tersebut mendapatkan perhatian khusus beberapa Kepala Daerah, salah satunya dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji yang gercep (gerak cepat) untuk memulihkan roda perekonomian kota terlebih di tengah pandemi Covid yang hampir dua tahun lebih melanda dan menyebabkan banyaknya berbagai aktifitas berhenti. Berikut sejumlah terobosan gerak cepat yang dilakukan oleh pemimpin kota pahlawan dalam memulihkan roda perekonomian di Kota Surabaya.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Pertama, duet Eri-Armuji bersama jajaran Dinas Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya berupaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi diberbagai wilayah. Hal itu ia lakukan agar masyarakat bisa beraktifitas kembali. Pasalnya hampir di seluruh gedung perkantoran harus menggunakan bukti vaksin agar bisa beraktifitas dan bekerja.

Berita Menarik Lainnya:  Pasar Barongan Jombang, Tawarkan Sensasi Kuliner dan Keindahan Masa Lalu

Terbaru salah satu kegiatan inovasi pemkot Surabaya dalam hal percepatan vaknisasi di Kecamatan Wonokromo berkolaborasi dengan pihak Royal Plaza dengan membuka vaksin corner.

Pembukaan vaksin corner yang berada di pusat perbelanjaan diharapkan memudahakan masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai penjadwalan vaksin yang ada di surabaya. Dengan vaksin corner yang beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00-16.00 WIB, warga bisa mendapatkan dengan mudah, baik vaksin dosis satu maupun dosis dua. Sehingga semakin banyak masyarakat yang melakukan vaksin, semakin besar juga jumlah masyarakat yang akan melakukan aktifitas dengan skala besar.

Sebelumnya diketahui juga pada bulan September, Wali Kota Eri Cahyadi rela menetapkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) atau Perubahaan Anggaran Keuangan 2021 sebesar 8,9 Triliun, persisnya Rp 8.966.428.340.891 untuk difokuskan pada kepentingan pemulihan ekonomi di tengah covid-19.

PAK tersebut memang lebih memprioritaskan menangani pemulihan ekonomi masyarakat dalam berbagai sektor. Salah satunya pada sektor pendidikan, Eri-Armuji memanfaatkan P-APBD 2021 dengan menganggarkan seragam sekolah gratis bagi siswa dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Berita Menarik Lainnya:  Jalan Santai Jatirejo dalam HUT RI ke-77

Hal selanjutnya yang menjadi upaya pemerintah kota Surabaya untuk memulihkan roda perekonomian kota dengan menggalakkan giat cangkrukan bersama warga. Sosok Eri langsung turun ke balai-balai Rukun Warga (RW). Tentunya kegiatan tersebut selain menghadirkan masyarakat umum, juga mendatangkan para pemangku jabatan di wilayahnya masing-masing seperti para Ketua RT, Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LMPK).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu acuan atau pertimbangan untuk kebijakan-kebijakan pemerintah khususnya di Kota Surabaya ke depan. Sebab adanya cangkrukan bareng warga, Wali Kota Eri dapat menyerap secara langsung permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat, baik yang sifatnya komplek maupun permasalahan secara umum. Sehingga kebijakan-kebijakan untuk pemulihan ekonomi kota Surabaya harapannya sesuai dengan permasalahan yang ada.

Selanjutnya, sosok Eri-Armuji terus mencoba menghidupkan perekonomian dari sektor pariwisata. Hal itu terlihat mulai dari merubah tatanan salah satu kawasan yang sebelumnya belum produktif menjadi lebih hidup dan roda perekonomian dapat berjalan. Seperti perluasan serta perbaikan wisata. Salah satu contohnya adalah Pantai Kenjeran yang sudah direnovasi tampak elegan daripada sebelumnya.

Berita Menarik Lainnya:  PSBB Surabaya Raya Kembali Diperpanjang, Pelanggar Bakal Ditindak Tegas

Selain itu, Cak Eri dan Armuji juga memprioritaskan pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya penguatan pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab diketahui sektor UMKM yang selama masa pandemi Covid-19 sangat tergerus luar biasa karena memang diakibatkan pengetatan atau pembatasan (kegiatan) di masyarakat.

Eri bersama Pemkot juga bergerak, bekerjasama, berkolaborasi dengan berbagai pihak mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa kembali hidup. Salah satunya melakukan kolaborasi dengan Bank lndonesia untuk menghidupkan secara optimal jalan tunjungan sebagai ciri khas kota Surabaya menjadi destinasi wisata yang biasa disebut Tunjungan Romansa. Harapannya tentu para pelaku UMKM bisa berkembang, karena mereka akan didampingi para pelaku seniman dan budaya untuk menghibur masyarakat sehingga mengundang banyak pengunjung.

Sejumlah Potret di atas tersebut menurut hemat penulis adalah salah satu terobosan gerak cepat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Armuji dengan pola sistematis yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya dalam menghidupkan roda perekonomian di tengah pandemi covid-19.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280