Warga Suger Lor Keluhkan Irigasi Tersumbat Sampah

Beritabangsa.com, Bondowoso – Salah Satu warga Suger Lor mengeluhkan saluran irigasi yang mengairi sawahnya tersumbat sampah, karena gorong-gorongnya sempit.

Tak hanya itu, air bercampur lumpur juga meluap ke jalan raya dan mengganggu pengendara yang sedang melintas.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Fery Agus Ramadhan, salah seorang warga Dusun Krajan Bawah Desa Suger Lor, mengatakan, bahwa sampah-sampah juga menumpuk di sawah hingga sebagian tanaman rusak.

Berita Menarik Lainnya:  Kunjungi Keluarga Korban KRI Nanggala, Kapolres Jombang Imbau Masyarakat Gunakan Medsos Dengan Bijak.

“Kan hujannya lebat. Ada sampah kayu, sadel termasuk sampah rumah tangga. Sehingga tersumbat,” jelasnya.

Selain itu kata dia, gorong-gorong kecil. Sementara irigasi yang ke sebelah timur dusun Krajan tanahnya sudah naik.

“Sudah tinggi. Sehingga perlu normalisasi. Biasanya agak dalam, sekarang banyak lumpur dan batu. Jadinya naik. Sehingga irigasinya tidak lancar,” jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (14/1/2021).

Berita Menarik Lainnya:  Kadis PMD, Minta Kades Segera Salurkan BLT DD Tahap Selanjutnya

Di sisi lain, dam pembagian air terlalu dekat dengan gorong-Gorong. Sehingga air menabrak bagian pinggir dan berputar-putar.

“Air ini luapan juga ke jalan raya. Masuk ke lahan sebelah barat jalan,” imbuh Fery saat dikonfirmasi.

Sehingga kata dia, tanaman sawi dan kubis milik warga rusak. “Banyak tanaman tergenang sampah,” jelasnya.

Untuk aliran air yang ke arah timur juga mampet. Padahal warga butuh pemupukan untuk musim tanam tahun ini. Itu untuk mengairi lahan sekitar 40 hektar.

Berita Menarik Lainnya:  Guru SMP Asal Malang Perakit Senpi Ilegal

Sementara yang bisa dilakukan warga adalah membersihkan gorong-Gorong yang tersumbat menggunakan besi.

“Setiap hujan pasti air meluap. Sementara untuk pembungan warga tidak bisa mengangkat besinnya. Terlalu berat,” imbuhnya.

Warga Suger Lor berharap, gorong-gorong beton diperbesar agar irigasi lancar. “Air ini kiriman dari dua sungai. Yakni dari Desa Gambangan. Makanya perku solusi,” harapnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310
[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *