Warga Dolly Siap Memenangkan Paslon Nomer 2

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com — Warga Dolly Sawahan Surabaya mendeklarasikan siap memilih dan memenangkan pasangan Calon nomor urut dua Machfud Arifin – Mujiaman Sukirno pada Pilkada 9 Desember 2020.

“Kami sepenuhnya mendukung dan siap memenangkan pasangan Ma’ruf Arifin – Mujiaman Sukirno,” sepenggal teks deklarasi oleh Warga Dolly. Minggu (15/11/2020).

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Deklarasi yang berlangsung di Kupang Gunung Timur, Putat Jaya, Kecamatan Sawahan. Tepat di jalan depan Sentra pasar Burung dan batu akik Dolly tersebut dihadiri langsung oleh kedua pasangan nomer urut 2.

Berita Menarik Lainnya:  Program SMA DT Dispendik Jatim Tawarkan 'Up Skilling’

Hadir juga Ketua Banteng Ketaton Surabaya, Andreas Widodo; Panglima Perang Banteng Ketaton Kota Surabaya, Sunardi dan tokoh Banteng Ketaton Kota Surabaya yang juga Ketua Gerakan Rakyat Surabaya (GRS), Mat Mochtar.

Tokoh masyarakat setempat, Safik mengatakan Warga Sawahan khususnya Dolly sudah tidak ingin hanya dijanjikan saja. Ia menjelaskan dampak dari penutupan Dolly itu sangat luar biasa, terutama pada perekonomian warga. Misalnya kalau PSK (Pekerja Seks Komersial) germo itu bisa pindah ke mana-mana. Tapi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari situ jika tidak bisa ditingkatkan atau diberikan jalan keluar maka tidak ingin adanya calon yang hanya janji saja.

“Khususnya warga Dolly misalnya pedagang kaki lima, tukang becak, tukang cuci atau laundry menginginkan yang realitas saja, jika konsepnya benar insyaallah bisa berjalan dengan baik dan dipilih,” ujar Syafik.

Berita Menarik Lainnya:  Cegah Tawuran, Polrestabes Surabaya Dirikan Rumah Pendekar dan Suporter

“Konsep yang akan diterapkan Machfud Arifin- Mujiaman Sukirno lebih terkait dengan perekonomian kerakyatan sesuai dengan yang diinginkan masyarakat setempat,” imbuhnya.

Selain itu meski adanya lokasi sentra pasar burung, dan batu akik yang baru saja diresmikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini itu menurutnya belum ada animo masyarakat yang datang dan berdampak bagi warga setempat.

“Saya kira langkah dan konsep kurang baik sehingga tidak ada gregetnya, hingga saat ini tidak ada animo masyarakat yang datang ke tempat tersebut meskipun sudah diresmikan,” tegasnya.

Untuk mengatasi masalah masyarakat di kawasan eks-lokalisasi Jarak-Dolly, menurut Machfud Arifin akan menerapkan tiga aspek. Seperti inkubasi hingga permodalan sebesar kurang lebih Rp 50 juta untuk UMKM.

Berita Menarik Lainnya:  Waspada, Lonjakan Covid Tak Terbendung, Munas Kadin di Zona Merah

“Disini kan banyak yang dijanjikan pelatihan-pelatihan tapi tidak berjalan semestinya. Nanti kita akan berikan tiga aspek untuk seluruh pelaku UMKM seluruh Surabaya, termasuk di kawasan Dolly ini. Memberikan inkubasi, memberikan sisi permodalan dan pemahaman tentang kebutuhan pasar,” jelas Machfud Arifin.

Dilokasi yang sama, Calon Wakil Wali Kota Surabaya, nomor urut dua, Mujiaman Sukirno menambahkan untuk memajukan pembangunan yang ada di Surabaya termasuk di Dolly. Sudah terprogram Rp 150 tiap rukun tetangga tiap tahunnya.

“Dana tersebut nantinya bisa digunakan untuk membangun kampung. Jadi kita berkeyakinan bahwa seluruh pengurus kampung itu sudah sangat menginginkan memajukan kawasan yang dihuninya, maka dana tersebut sangat bisa digunakan,” jelas mantan direktur utama PDAM Surya Sembada Surabaya itu.

 

Reporter : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait