Warga Desa Tapen Bondowoso Digemparkan Orang Meninggal Didalam Sumur

Bondowoso, Beritabangsa.com – Warga Dusun Jatian RT 29 RW 10 Desa Tapen Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Digemparkan kejadian orang meninggal dunia didalam sumur, Sabtu (26/9/2020), sekitar pukul 07:00 wib.

Korban bernama Tayyib / P. Artawi, Umur 67 (Tahun), Buruh Harian Lepas, Dusun. Jatian RT.29 RW.10 Desa. Tapen Kecamatan Tapen, Bondowoso.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Hari Pertama PPKM Darurat, Wagub Emil Tinjau Sentra Vaksinasi dan Ruang Isoman di Tuban juga Lamongan
banner 1920x1080

Menurut Saksi Sallib alias Nono menuturkan awal kronologis kejadian pukul 07:00 wib, korban akan menguras sumur yang berada didepan rumah korban.

“Waktu kejadian korban bersama saya, dan saya bertugas menarik pasir yang ada didalam sumur.” tutur Sallib alias Nono.

Lanjut Sallib alias Nono bahwa pada saat korban menuruni sumur sedalam ± 15 meter dengan menggunakan tali tampar dan tangga, setelah itu korban berhenti di tengah-tengah sumur untuk membungkus mesin penyedot.

Berita Menarik Lainnya:  Kasus Dugaan Pengrusakan Makam Dihentikan, Kedua Belah Pihak Pilih Damai

“Selesai membungkus mesin penyedot air yang berada ditengah-tengah kedalaman sumur, tiba-tiba korban seperti hilang kesadaran dan terjatuh kedasar sumur.” terangnya.

Melihat korban masih berada didasar sumur, karena dikhawatirkan sumur mengandung gas beracun. Saksi bergegas meminta bantuan warga sekitar. Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas berwenang.

Ia menambahkan bahwa saat itu langsung melakukan penggalangan kepada keluarga korban maupun warga sekitar agar tetap tenang dan bersabar sambil menunggu petugas dari petugas BPBD, Basarnas atau Brimob untuk dilakukan evakuasi kepada korban.

Berita Menarik Lainnya:  Tak Kalah Fantastis dengan Kasus Jiwasraya, Dana Asabri juga Diduga Dikorupsi 10 Triliun

“Dengan adanya kejadian tersebut, pihak keluarga meminta untuk segera dilakukan pemakaman secara layak kepada korban dan menolak untuk dilakukan VER (Visum Et Repertum), pihak keluarga menganggap kejadian tersebut adalah musibah, selanjutnya pihak keluarga membuat Surat Pernyataan.” imbuhnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *