Warga Desa Mandiro Dilaporkan ke Polisi Oleh Perangkat Desa Karena Pohon Kamboja

Beritabangsa.com, Bondowoso – Seorang warga Desa Mandiro, Tegal Ampel, Abdurrasit dilaporkan ke polisi oleh oknum perangkat desa setempat. Warga RT 19 RW 6 tersebut dituding telah melakukan perusakan terhadap pohon kamboja di pemakaman.

“Padahal saya cuma bersihkan ranting. Kenapa justru saya dilaporkan ke polisi,” jelasnya, Selasa (2/3/2021).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  DPMD Bondowoso Salurkan 55 Hand Traktor, Jangan Dijual
banner 1920x1080

Jika perbuatannya melanggar hukum, kata Rasit, pihak Desa justru lebih bersalah. Sebab, perangkat desa dianggapnya bukan hanya memotong ranting, melainkan beberapa kali telah menebang pohon serupa di pemakaman tersebut.

“Itu banyak sisa potongan kayu yang dimesin oleh perangkat Desa,” jelasnya sambil menunjuk beberapa pusing kayu.

Sementara pelapor, Tarjo Efendi, yang tak lain juga merupakan Kepala Dusun setempat tidak dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi lewat sambungan telepon tak ada jawaban. Bahkan saat didatangi ke Kantor Desa, Tarjo maupun Kepala Desa setempat tidak ada.

Berita Menarik Lainnya:  Aksi Peduli Covid 19, Braver Chapter Surabaya Gelar Baksos Bagi Sembako

Sementara itu, Kapolsek Tagal Ampel Tulus Suseno membenarkan jika telah menerima pelaporan pengaduan dari Tarjo Efendi pada 2 Maret 2021. Tulus mengaku belum bisa memberikan keterangan banyak. Sebab masih dalam proses penyelidikan.

“Benar ada laporan dari warga. Tapi sekarang masih dalam proses penyelidikan. Besok masih meditasi kedua,” pungkasnya.

Reporter : Muslim
Publisher : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *