Unik, Papan Nama “ADD (Anggaran Dana Dhibik)” Warga di Bondowoso Iuran Bangun Jalan

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Terlihat Unik, Papan nama ” ADD (Anggaran Dana Dhibik) Anggaran Dana Pribadi,red)” yang dipasang oleh Warga Dusun Batu Putih, Desa Ampelan Kecamatan Wringin Bondowoso Jawa Timur.

Warga desa setempat tersebut iuran gotong royong untuk membangun jalan desa, yang menghubungkan beberapa Rt kemudian dipasang papan nama unik dan menggelitik.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Setiap KK menyumbang satu sak semen. Pembangunan tersebut, terletak di RT 18 dan RT 19. Total sudah ada sepanjang 300 meter jalan yang dibangun.

Di papan tersebut juga dituliskan, patungan warga 50 sak semen dan 17 truk pasir. Sementara pemanggung jawab proyeknya adalah warga kenik (masyarakat kecil).

Berita Menarik Lainnya:  Peduli Sesama, MPM Motor Bondowoso Gelar Donor Darah

Salah seorang warga Dusun Batu Putih, Puji mengatakan, pemasangan papan nama merupakan kesepakatan bersama warga, tidak ada tujuan apa-apa.

“Tujuannya biar tahu. Karena kita selama ini selama beberapa tahun, untuk lokasi rumah sebelah utara tidak terjangkau,” katanya.

Rencana awal kata dia, hanya untuk membangun jalan menanjak yang parah. Namu antusias warga tinggi, untuk segera bisa menikmati akses transportasi yang nyaman. “Ada warga yang nagsih makan semuanya ditanggulangi masyarakat,” paparnya.

Sebenarnya, untuk pembangunan di lokasi itu,  sudah pernah dimusdeskan. Sepengetahuannya, alokasinya hanya untuk 150 meter dengan anggaran Rp 50. Namun tak segera terealisasi. “Kita tak menunggu itu. Wong kita garap ini lebih dari  Rp 50 juta kok,” imbuhnya.

Berita Menarik Lainnya:  Pj Sekda Tegaskan Tak Ada Penghapusan TPP Tahun 2021

Memengan awal yang akan dibangun warga, hanya 50 meter. Namun akhirnya jadi 300 meter. Bahkan kemudian meluas ke RT 20.

“Malah mau menambah. Semen Terus menyusul. Bukan kita melecehkan pemeritah desa, ini hanya untuk mengembangkan sendiri dan dinikmati sendiri tak perlu menunggu,” tegasnya.

Pembangunn tersebut, awalnya dilatarbelakangi, karena  anak-anak dilingkungan tersebut, mengaji ke Rt yang lokasinya ada  di dataran.

“Ketika hujan-hujan jatuh. Juga untuk mempermudah untuk ketika mengangkut hasil panen,” jelas pria yang sehari-hari sebagai guru SDN Amplen  tersebut.

Ia menegaskan bahwa swadaya tersebut sama sekali tak ada kaitannya dengan politik, partai dan Pilkades.

“Tidak dalam rangka politik atau ada hubungannya dengan partai,” imbuhnya.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Bondowoso Jaga Sinergitas dengan TNI, Bantu TMMD 4 Miliar

Sementara itu, Kepala BPD Desa Ampelan, Misbahul Munir, sebenarnya di dusun tersebut memang sudah masuk APBDdes, anggaran 2020 untuk pengerasan jalan.

“Karena terbentur dengan wabah Covid-19, dan peraturan pemerintah melalui Kemendes agar mengalihkan anggaran ke bantuan langsung tunai, untuk membantu perekonomian masyarakat sehingga tidak jadi di bangun,” paparnya.

Namun ia mengapresiasi, karena masyarakat sudah bisa berpartisipasi untuk kemajuan desa.

“Karena sejatinya anggaran DD dan ADD itu kan hanya stimulus, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat,” terangnya.

Pembangunan jalan di Dusun Batu Putih Desa Ampelan Kecamatan Wringin Bondowoso, dengan papan nama ‘ADD, Anggaran Dana Dhibik’ itu, sempat viral di media sosial dan media chatting WhatsApp.

Reporter: Muslim

banner 600x310

Pos terkait