Warga Rungkut Geger Ada Mayat Membusuk di Kamar

Rungkut
Jenazah korban saat dievakuasi petugas PMI.
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Mayat membusuk ditemukan di sebuah rumah di Jalan Kaliwaru nomor 1, Kecamatan Rungkut, Selasa (26/4/2022). Sontak bikin warga sekitar geger.

Kepolisian Sektor Rungkut melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap mayat laki-laki yang sudah membusuk di dalam rumah tersebut.

Bacaan Lainnya

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Rungkut Inspektur Polisi Dua Djoko Soesanto mengatakan, peristiwa penemuan mayat tersebut terjadi hari Selasa (26/4/2022), pukul 12.00 WIB, di sebuah rumah di Jalan Kaliwaru, Kecamatan Rungkat, Kota Surabaya.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolres Tanjung Perak Menghadiri Apel Siaga Darurat di Lapangan Kodam V/ Brawijaya

“Adapun identitas dari mayat tersebut adalah Abu Kholiq 43 tahun, berprofesi sopir, warga Jalan Kaliwaru, Surabaya,” ujar Iptu Djoko Soesanto, kepada beritabangsa.com.

Mayat ini, pertama kali ditemukan oleh kakak korban yang bernama Siti Fatimah, 50 tahun, warga Jalan Kaliwaru nomor 1, yang merupakan kakak korban. bahwa ada teman kerjanya mencari korban, bahwa korban sudah tidak bekerja 2 hari.

Ads

Saksi bersama teman korban mengetuk pintu rumah korban yang tidak terkunci lalu saksi masuk ke dalam rumah korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi terlungkup di lantai rumah dengan memakai sarung dan tidak memakai baju.

“Saksi lalu membuka pintu dan ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, dengan posisi terlungkup dan badan mulai melepuh serta mengeluarkan bau busuk. Saksi lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Rungkut,” terang Iptu Djoko.

Ads

Berbekal laporan dari kakak korban, petugas pihaknya dengan cepat langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mencatat saksi-saksi dan membawa korban ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan visum.

Berita Menarik Lainnya:  Tak Perlu Minta Maaf, LSM Garis Demokrasi Justru Apresiasi Aksi Dewan Surabaya

Dari hasil pemeriksaan dokter yang melakukan visum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan korban diperkirakan sudah meninggal selama dua hari.

Usai dilakukan visum, jenazah korban langsung dibawa kembali ke rumah duka dan jenazah dimakamkan, serta pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“Berdasarkan keterangan kakak  korban, adiknya memiliki riwayat penyakit batu ginjal dan lambung,” ungkapnya.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800