Soal Tragedi Kanjuruhan, PC Tidar Sidoarjo Harap Semua Tak Saling Salahkan

Aulia Giovanie Kadarsan Ketua PC Tidar Sidoarjo

BERITABANGSA.COM– SIDOARJO– Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Sidoarjo, turut berduka atas terjadinya tragedi di dunia sepak bola Indonesia yang menewaskan ratusan suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Aulia Giovanie Kadarsan, Ketua PC Tidar Sidoarjo mengatakan, tragedi itu bukan soal rivalitas suporter ataupun klub yang mereka dukung.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Lagi, Lapas Probolinggo Razia Kamar Warga Binaan
banner 1920x1080

Ratusan suporter yang meninggal dunia itu kini menjadi tragedi kemanusiaan yang menjadi perhatian dunia.

“Sudah berapa tahun dan berapa generasi laga derby Jawa Timur Persebaya Surabaya vs Arema FC selalu diselimuti ketegangan. Rivalitas 90 menit di lapangan selalu mengundang chaos suporter,” katanya, Senin (03/10/2022).

Aulia berpendapat, menurutnya kejadian tragis yang terjadi di Stadion Kanjuruhan semestinya bisa menjadi pembelajaran untuk semua pihak. Ratusan korban jiwa bukan jumlah yang sedikit. Ini terkait nyawa. Janganlah rivalitas menjadi alasan yang ujung-ujungnya anak negeri yang dirugikan.

Berita Menarik Lainnya:  Rekam Jejak Kegigihan Polisi dalam Penangkapan DPO Putra Kiai di Jombang

“Sudah saatnya bersatu, bergandengan tangan dan bersikap dewasa. Pertandingan antar Persebaya Surabaya dan Arema FC tidak berhenti sampai di sini,” imbuhnya.

Ia menuturkan meski Bonek sebutan suporter militan Persebaya Surabaya tak hadir dalam laga itu, keamanan ribuan suporter Arema yang hadir harusnya menjadi prioritas.

“Semoga ke depan insan sepakbola tanah air semakin dewasa. Dalam pertandingan kalah merupakan hal wajar yang menang pun tak juga perlu jumawa. Atas nama tumpah darah Indonesia mari bergandeng tangan sebab tidak ada sepak bola seharga nyawa,” harapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Bangunan yang Serobot Aset Pemkab di Kabuh Jombang Dibongkar

Selain itu, Ia juga meminta semua pihak agar menahan diri dan tidak saling menyalahkan serta saling menyerang. Percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas tragedi ini.

“Terkait kasus ini semua pihak harus menahan diri dan tak saling menyalahkan. Pihak kepolisian akan melakukan investigasi. Kami berharap semua pihak dapat mengantisipasi kerusuhan susulan di tempat lain,” pungkas pengusaha itu.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *