Segel Tandon Air Sumber Pitu Malang Akhirnya Sepakat Dibuka

Sumber Pitu
Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Syamsul Hadi dan Dirut Perumda Tugu Tirta M Nor Muhlas ketika menandatangani kesepakatan bersama terkait Sumber Pitu
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-MALANG- Penyegelan tandon air Sumberpitu yang ada di Poncokusumo, Kabupaten Malang, yang dilakukan Forum Penyelamat Sumber Pitu (FPSP) akhirnya dibuka.

Mereka memutuskan membuka segel tandon air itu dengan syarat digratiskan bagi ribuan warga Kota Malang.

Bacaan Lainnya

Zulham Akhmad Mubarok perwakilan FPSP mengatakan, pembukaan segel tandon air itu dilakukan atas nama kemanusiaan dan sesuai dengan UU Pengelolaan Sumber Daya Air No. 17 Tahun 2019.

Berita Menarik Lainnya:  Ada Kuliner Khas Asia Timur di Probolinggo, Jadi Jujukan Muda-mudi di Bulan Ramadan

“Saya mewakili warga dan petani berterima kasih kepada semua pihak yang sudah menyepakati kerjasama ini. Semoga kesepakatan ini menjadi prioritas untuk hak-hak warga dan petani,” katanya dalam keterangan resminya yang diterima redaksi beritabangsa.com. Rabu (14/9/2022).

“Karena hal itu sudah diatur dalam UU Pengelolaan Sumber Daya Air No. 17 Tahun 2019, yang diatur bahwa air bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, petani dan komersil seperti yang dilakukan oleh PDAM saat ini,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, ribuan warga Kota Malang terancam tidak mendapat pasokan air. Setelah Forum Penyelemat Sumber Pitu, menyegel tandon air yang ada di Poncokusumo, Kabupaten Malang, Senin (12/9/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Tutup Holywings ! Promo Miras dan Lecehkan Agama

Penyegelan tandon air milik Perumda Tirta Kanjuruhan yang bersebelahan dengan tandon Perumda Tugu Tirta, Kota Malang ini, lantaran petani belum mendapat kompensasi. Dalam hal ini kompensasi eksploitasi Sumber Pitu.

Para petani yang tergabung dalam Himpunan Petani Pemakai Air ini harus merasakan dampaknya yakni pengurangan debit akibat eksploitasi Sumber Pitu.

Selain menyegel tandon air yang menyebabkan pasokan air warga Kota Malang terhenti, Forum Penyelemat Sumber Pitu juga membentangkan spanduk aspirasi.

Yakni bertuliskan “Kembalikan Sumber Pitu Petani Juga Butuh Air.” Penyegelan Tandon Air ini merupakan buntut dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang yang menunggak Biaya Operasional Sumber Pitu.

Berita Menarik Lainnya:  Warga Jangan Panic Buying, Begini Peta Stok BBM dan Elpiji di Jatim

Zulham Akhmad Mubarok mengatakan penyegelan yang dilakukan untuk menjadi pelajaran para pengelola air dan bentuk perjuangan menyelamatkan Sumber Pitu

“Protes ini sejatinya dilakukan sejak air Sumber Pitu diambil dan dieksploitasi. Dulu 2015, kami menolak pembangunan pipa. Tapi pipa tetap dibangun. Air dari Sumber Pitu tetap diambil. Eksploitasi yang berlebihan berdampak pada petani dan warga. Ini yang kami perjuangkan,” tutupnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280