Sapi Suspek PMK di Kedungdung Sampang Bertambah, Wabah Meluas

PMK
Sapi milik Abd Bari yang terkena wabah PMK
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SAMPANG- Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kedungdung, Kabupaten Sampang, tepatnya di Dusun Burnih oloh, Desa Pajeruan, kian bertambah.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu warga Dusun Burnih oloh, Desa Pajeruan, Abd Bari.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Dia mengatakan, 2 ekor sapi miliknya mendadak sakit mirip terinfeksi PMK, seperti mengeluarkan air liur terus-menerus dan gemetaran.

Selain mengeluarkan air liur dan gemetaran sapi-sapi miliknya tidak bisa makan akibat luka di bagian mulutnya.

Ads

Saat ditemui beritabangsa.com, di rumahnya, Abd Bari mengatakan, sudah menghubungi petugas kehewanan dan sudah ditangani

Berita Menarik Lainnya:  Sopir Truk Tewaskan 4 Buruh Tani Jombang Resmi Tersangka

“Alhamdulillah sapi-sapi miliknya sudah mulai membaik seperti mulai mau makan sedikit- sedikit walaupun harus dibantu dengan cara disuapi,” ujar Eko.

Dia berharap agar Pemkab segera bertindak dan memberikan bantuan gratis, karena selama ini pengobatan dari petugas kehewanan berbayar.

Ads

“Walaupun dia harus membayar Abd Bari mengatakan, gak apa-apa asalkan sapi-sapi miliknya bisa sembuh,” pungkasnya.

Hal serupa dikatakan oleh Sudan yang tidak jauh dari rumah Abd Bari mengatakan, dua ekor sapi miliknya sudah 5 hari tidak bisa makan akibat luka di bagian mulutnya.

“Sudah lima hari sapi- sapi saya tidak bisa makan akibat luka di mulutnya, terpaksa saya bantu dengan cara disuapi,” ujarnya.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Asahan Peringati Malam Nuzulul Qur'an

Lebih lanjut, Sudan mengatakan, waktu malam hari dia rela tidak tidur untuk menjaga sapi miliknya, takut tiba- tiba sapi miliknya mati.

Sudan berharap, pemerintah kabupaten segera bertindak dan bisa menangani wabah PMK ini dan memberi bantuan pengobatan gratis.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google

Pos terkait