Putra Kiai Tersangka Pencabulan Tak Kunjung Ditahan, Ratusan Warga Geruduk Polres dan DPRD Jombang

Putra Kiai Tersangka Pencabulan Tak Kunjung Ditahan, Ratusan LSM Geruduk Polres dan DPRD Jombang
Penampakan ketika Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ), ketiga gelar aksi di halaman Mapolres Jombang. Fa'iz/Beritabangsa.com
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG- Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ), menggelar aksi unjuk rasa kasus pencabulan di Mapolres Jombang dan halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang pada Senin (14/3/2022) siang.

Aksi tersebut dimaksudkan untuk menuntut kepada Kapolda Jatim, agar segera menangkap tersangka kasus pencabulan terhadap santri, yang merupakan putra pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang Moch Subchi Azal Tzani (MSAT).

Bacaan Lainnya

Beberapa kali mangkrak pemanggilan Polisi tak digubris tersangka. Bahkan hingga kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap P-21 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

Koordinator aksi Joko Fattah Rochim memprotes bahwa kasus itu berlarut-larut akan memicu banyak keresahan di masyarakat. Untuk itu mereka bersama anggota meminta agar Polisi segera menuntaskan kasusnya.

“Iya, kami dan masyarakat resah dengan kasus pencabulan terhadap santri yang sampai saat ini belum jelas akhirnya seperti apa. Jadi kami mendesak pihak yang menangani dari Polres Jombang kepada Polda Jatim untuk segera menangkap tersangka dalam kasus pencabulan tersebut,” ujar Fattah kepada sejumlah wartawan.

Berita Menarik Lainnya:  Wabup Irwan Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Aksi 11 April di Jakarta

Dengan tidak ada kejelasan proses hukum terhadap yang bersangkutan, kata Joko membuat sejumlah para santri merasa khawatir saat hendak mondok atau mengaji di bawah naungan pesantren.

Maka kala itu, ia berharap agar pihak yang berwenang segera menindaklanjuti dan menyampaikan dengan jelas kepada masyarakat sejauh mana penanganannya.

Jika masih tidak ada tindakan lanjut dari pihak kepolisian, dengan suara tegas dan lantang Joko mengatakan tidak segan-segan bersama anggotanya untuk gelar aksi besar-besaran.

“Kalau masih tidak ada kejelasan lanjutan dari penanganan kasus ini, kami akan gelar aksi lanjutan. Tapi kami tida di Polres Jombang lagi, akan tetapi kami akan berangkat ke Polda Jatim. Maka dari itu kami berharap tersangka (MSAT) segera ditangkap,” jelas Fattah memungkasi saat dijumpai di halaman Mapolres Jombang.

Ads

Berdasarkan pantauan Beritabangsa.com di lokasi, rute aksi tersebut diawali perkumpulan yang bertempat di Sekretariat FRMJ Jombang. Kemudian menuju ke halaman kantor Mapolres Jombang dengan sejumlah peralatan aksi diantaranya sound system, kendaraan bermotor, mobil komando, banner dan sejumlah poster yang bertuliskan sebuah kritikan.

Berita Menarik Lainnya:  Cuaca Ekstrem Nelayan Diminta Tidak Melaut, Ini Imbauan Kepala UPT PPP

Kendati cuaca kala siang hari itu cukup terasa panas di bawah terik matahari, tak membuat ratusan warga ini patah semangat menyuarakan aksi. Dengan kata-kata pedas dan memohon agar tersangka segera ditindaklanjuti, sejumlah demonstran tampak semangat walau harus mandi keringat.

Karena situasinya masih pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, sejumlah demonstran terlihat tak lengah dengan mematuhi protokol kesehatan. Warna-warni masker masih terus melekat menutupi seluruh mulut para demonstran.

Aspirasi yang disuarakan dari ratusan para demonstran ini diperhatikan oleh Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat. Usai menyuarakan aksi, sebagian perwakilan aksi mendapat panggilan untuk bertemu langsung dengan Kapolres Jombang.

Ads

Dari hasil pertemuan yang dilakukan di kantor Kapolres Jombang ini, Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat melalui Kabag Ops Polres Jombang Kompol M Puji menyampaikan bahwa polres Jombang menerima aspirasi aksi yang dilakukan oleh FRMJ.

“Iya kami sudah menerima aspirasi dari aksi yang dilakukan oleh FRMJ ini. Untuk hasilnya nanti kami akan koordinasi dengan Polda Jatim, karena yang menangani dari Polda Jatim begitu ya,” jelas singkat Kompol M Puji saat ditemui awak media.

Berita Menarik Lainnya:  Percepat Realisasi BSPS, Dinas Perkim Jombang Beri Pembekalan Pendamping

Usai gelar aksi di halaman Mapolres Jombang, para demonstran melanjutkan dengan berjalan kaki ke halaman kantor DPRD Jombang. Dengan melantunkan selawat, sejumlah demonstran terlihat masih tampak semangat meski wajahnya sudah dibanjiri dengan keringat.

Tidak berbeda yang dilakukan para aksi tersebut di halaman DPRD Jombang dengan di halaman Mapolres Jombang. Suara lantang aspirasi mereka juga jelas terdengar melalui mikrofon yang digenggam. Tak selang beberapa lama, aksinya mampu didengar langsung oleh wakil rakyat setempat.

Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi terlihat langsung menghampiri para demonstran dengan berbaju rapi dan kopyah berwarna hitam. Di sana mereka dipertemukan dan saling bertukar opini meski hanya sebentar.

Berada di lokasi, aksi tersebut diketahui berlangsung cukup lama. Dimulai dari sejak pukul 09.00 WIB hingga usai pada sekira pukul 11.00 WIB siang. Para demonstran terlihat kompak memakai kostum FRMJ berwarna putih.

Sementara itu sekadar diketahui sebelumnya bahwa, MSAT telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan terhadap sejumlah santrinya pada kurang lebih 2 tahun yang silam. Namun demikian kasus ini bergulir dengan cukup lama hingga kini tak kunjung usai atau belum juga dilakukan penangkapan oleh pihak kepolisian.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800