Polisi Temukan Fakta Laka Truk Tewaskan 4 Buruh Tani di Jombang

Olah TKP
Polisi ketika melakukan olah TKP Truk Terguling Tewaskan 4 Orang di Jombang
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG- Unit Laka Satlantas Polres Jombang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) truk terguling yang merenggut 4 orang buruh tani penumpangnya di Jalan Raya Nasional Desa Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Rabu (15/6/2022) siang.

Upaya mencari tahu kepastian penyebab truk Mitsubishi nopol AG 9688 UW bermuatan tebu itu terguling, Selasa (14/6/2022) lalu itu polisi menemukan beberapa fakta.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Pantauan Beritabangsa.com di lokasi, tampak 10 personel dari unit laka sedang sibuk melakukan olah TKP di simpan tiga jalan ini, dipimpin langsung Kasatlantas Polres Jombang AKP Rudi Rudianto.

Berita Menarik Lainnya:  Buka Rakor MJC 2022, Wagub Emil Ajak Milenial Lebih Berani Hadapi Gig Economy

“Kami lakukan olah TKP pertama laka lantas yang menewaskan 4 orang itu. Di sini kami periksa semua hal,” ujar AKP Rudi, di lokasi.

Dalam olah TKP ini, polisi merunut dari awal truk sarat muatan tebu ini keluar dari jalur arteri Dusun Piyak, Desa Sembung, Perak, Jombang.

Ads

Titik awal kendaraan menanjak untuk masuk ke jalan nasional Surabaya-Madiun sampai titik tergulingnya ditandai cat putih.

Polisi juga mengukur lebar bahu dan badan jalan di lokasi kecelakaan. Baik jalan kabupaten yang dilalui truk menuju ke jalan nasional, maupun jalan nasional. Di hari pertama olah TKP, untuk menentukan letak K1 dan K poin.

Di samping itu juga mengecek kondisi kawasan setempat terkait keamanan dalam antisipasi kecelakaan.

Berita Menarik Lainnya:  PT Matahari Sakti Berbagi Peduli dengan 600 Yatim-Dhuafa

Maka dalam olah TKP ini, polisi tidak lepas dari melakukan pengukuran kemiringan jalan dan keberadaan rambu lalulintas serta pembatas jalan atau guardrail.

“Di situ apakah ada guardrail atau pembatas sehingga mengakibatkan orang ketika laka lantas tumpah ke sungai. Kami cek hari ini,” katanya.

Disinggung status sopir truk bernama Daviq Afu’ad Khabibudin (36), warga Desa Kelurahan, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk, AKP Rudi memastikan statusnya masih saksi dan kondisinya sehat jasmani.

“Status dia masih saksi. Kita akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut nanti. Kalau kondisinya, sehat sehat saja. Mungkin cuma itu, selanjutnya kami lakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Nanti kami akan sampaikan hasilnya,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, kecelakaan truk muatan tebu merek Mitsubishi dengan nopol AG 9688 UW terguling merenggut 4 nyawa buruh tani usai kecemplung ke sungai, Selasa (14/6/2022) petang.

Berita Menarik Lainnya:  KPK Panggil 3 Kades di Sidoarjo, Diduga Korupsi Mantan Bupati Saiful Illah

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait