Penasaran, Mertua di Sidoarjo Seret Menantu ke Pengadilan, Simak Ceritanya !

Mertua
Suasana saat Sidang berlangsung di PN Sidoarjo Terdakwa Kinanti (putih), Melati (Hijab Biru).
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA-SIDOARJO – Seorang Ibu mertua di Sidoarjo menyeret menantunya ke meja hijau. Gara-garanya, menantunya ini menggadaikan BPKB tanpa izin untuk biaya persalinan.

Dalam persidangan, terungkap bahwa terdakwa bernama Kinanti Viola Rosa (21) warga Kecamatan Sidoarjo, dilaporkan oleh Supami mertuanya sendiri ke jalur hukum karena telah menggadaikan BPKB motor milik mertuanya.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Sidoarjo pada Senin (23/05/2022) sore, menghadirkan saksi Melati Siberika yang tidak lain adalah kakak kandung terdakwa Kinanti.

Berita Menarik Lainnya:  Ketua Yarsis Dikabarkan Wafat, Humas Unusa: Kabar Palsu

Di hadapan Majelis Hakim, Melati mengatakan bahwa adiknya – terdakwa- sering bercerita kepadanya bahwa suami terdakwa bernama M Yuda Irawanto jarang memberi nafkah.

“Pada saat kejadian, saya dengar sendiri bahwa BPKB itu diberi suaminya ke adik saya langsung, yang mulia,” kata Melati.

Selain itu, Kinanti yang didakwa atas pasal 367 ayat 2 terkait pencurian dan penggelapan itu mengaku secara sadar mengakui telah menggadaikan BPKB itu untuk keperluan persalinan.

Ads

Dikatakan Kinanti bahwa BPKB tersebut adalah milik suaminya dan bukan milik mertuanya.

“Memang saat itu suami saya beli sepeda motor bekas dan uang tambahannya itu ditambahi sama mertua saya yang ke depannya akan diangsur perbulan,” terang Kinanti di depan Majlis Hakim.

Berita Menarik Lainnya:  Kurang Pembinaan, Bupati Bondowoso Akui Tak Maksimal Sambut Atlet Berprestasi

Kinanti menambahkan, BPKB yang ia gadaikan tersebut bukan diambil dari rumah mertuanya.

“Saya ndak ngambil BPKB itu di rumah mertua saya dan itu ndak mungkin karena kamar mertua saya itu mesti kuncian, jadi ndak seperti yang ditulis di BAP kalau saya terekam CCTV mengambil BPKB itu. Saya itu pokoknya pas pada waktu dipanggil ke polisi sudah disuruh tanda tangan tanpa harus melihat isi ketikannya apa,” paparnya.

Diketahui bahwa Kinanti dalam dakwaannya tertulis mengambil BPKB sepeda motor Honda Vario Nopol W-4809-QN tanpa seizin dari mertuanya Supami yang selanjutnya dibawa pulang dan digadaikan di kemudian hari.

Sementara Musa Muharim penasehat hukum terdakwa saat ditemui seusai sidang menyatakan dia bersama tim akan menyiapkan beberapa langkah dalam menghadapi putusan hakim minggu depan.

Berita Menarik Lainnya:  Membanggakan, 2 Srikandi TNI AD Sumbang Medali Perak Sea Games Vietnam

“Kami dari penasihat hukum tentunya akan membuat nota pembelaan pledoi. Dan kita akan jelaskan secara rinci terkait fakta persidangan terkait pasal pencurian, tidak terbukti dan faktor kepemilikan BPKB yang milik suaminya sendiri,” pungkasnya.

Pos terkait