Pemkab Bojonegoro Salurkan Sembako dan Migor untuk 111.643 KPM

Pemkab Bojonegoro
Gambar Ilustrasi.
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan program sembako (BPS) dan bantuan langsung tunai minyak goreng (BLT-MG). Bantuan ini ditujukan kepada penerima manfaat agar kebutuhan dasar yaitu gizi tercukupi.

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Pengentasan Kemiskinan Dinsos Bojonegoro, Murtiasih menjelaskan total penerima BPS dan BLT-MG se-Kabupaten Bojonegoro sebanyak 111.643 keluarga penerima manfaat (KPM).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Setelah Memanggil Eri, Bawaslu Surabaya Akan Panggil Seluruh Parpol

Rinciannya pada April penerima mendapatkan sembako senilai Rp200.000. Lalu BPS pada Mei senilai Rp200.000. BLT-MG senilai Rp100.000 tiap bulan dan disalurkan langsung selama tiga bulan. Bantuan ini disalurkan melalui kantor Pos terdekat yang tersebar di 28 kecamatan.

“Untuk tahap satu sudah disalurkan, khusus Kecamatan Kedewan dan Kasiman harus mengambil di Kantor Pos Kecamatan,” ujar Murtiasih, Sabtu (23/4/2022).

Ia juga menyebutkan bahwa penyaluran telah mencapai sekitar 90 persen.

Ads

Jika terdapat penerima disabilitas ataupun berusia sudah tua, pihak kantor pos siap untuk mengantarkan bantuan sampai rumah.

Ia menyebutkan bagi penerima yang tertinggal pembayaran bansos dilakukan pencairan mulai Sabtu (23/4/2022) di semua kantor pos kecamatan terdekat.

Berita Menarik Lainnya:  BNNK Asahan Grebek Vegas Bestro dan Karaoke, 23 Pengunjung Terjaring

“Sementara BPNT Daerah dalam proses penyaluran kepada 3.194 KPM dan Bantuan Sosial Kepada 6.857 anak Yatim se Kab. Bojonegoro sebagian sudah mulai terealisasi penyalurannya melalui Virtual Account,” tambahnya.

Ads

Berikut ketentuan pencairan BPS dan BLT-MG 2022 :

Pertama, KPM membawa indentitas asli yaitu KTP/KK. Jika diwakilkan harus merupakan anggota keluarga di dalam 1 KK dengan membawa KK dan KTP asli.

Kedua, KPM tidak mempunyai e-KTP dan hanya mempunyai KTP lama, maka disiapkan KK asli sebagai data pembanding.

Ketiga, jika KPM tidak mempunyai e-KTP atau masih KTP lama, maka dilampiri surat keterangan dari desa yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah benar-benar penerima bansos.

Berita Menarik Lainnya:  Februari Cuaca Ekstrem BPBD Bangka Petakan Daerah Rawan Bencana

Keempat, untuk KPM yang telah meninggal dunia, maka dapat dibayarkan kepada ahli waris dalam 1 KK dan apabila tidak ada ahli waris atau KK tunggal maka tidak dapat diserahterimakan.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800