Pembangunan KEK Singosari Dipercepat, Target utama September 2022 Kelar

KEK Singosari
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak (kiri), Bupati Malang, H.M Sanusi (tengah) dan CEO KEK Singosari, David Santoso (kanan) usai rapat evaluasi kerja percepatan pembangunan KEK Singosari.
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-MALANG – Menindaklanjuti percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sungosari yang ditarget September 2022 kelar, Bupati Malang HM Sanusi meninjau lokasi KEK untuk melihat progres percepatan pembangunan yang mengarah pada edukasi dan tourism.

Bupati Malang, HM Sanusi mengatakan, percepatan pembangunan di wilayah KEK Singosari menjadi tanggung jawab pengembang wilayah, Pemerintah Kabupaten Malang akan memfasilitasi sarana penunjang saja.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

“Wewenang percepatan pembangunan KEK Singosari menjadi tanggung jawab pengembang yaitu Pak David yang akan menyelesaikan, Pemkab Malang akan memfasilitasi akses menuju lokasi KEK, seperti fasilitas jalan dan fasilitas lainnya menuju kawasan KEK,” kata Bupati Malang HM Sanusi usai mendampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak di KEK Singosari Malang, Senin (23/5/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Sertijab Kepsek Tidak Boleh Lupakan Memori Jabatan

Bupati Malang menegaskan, APBD Kabupaten Malang tidak digunakan untuk pelaksanaan pembangunan di wilayah KEK Singosari ini, “Kecuali untuk fasilitas sarana dan prasarana menuju kawasan KEK, jadi perlu digarisbawahi APBD tidak dipakai untuk percepatan pembangunan KEK itu semua tanggung jawab pengembang,” tegas Abah Sanusi.

Selain fasilitas jalan, Pemkab Malang dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memberikan fasilitas sarana air bersih dari Singosari menuju kawasan KEK ini.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Bojonegoro Kampanyekan Gemarikan untuk Cegah Angka Stunting

“Kami dan Pemprov Jatim hanya akan membangun sarana dan prasarana pendukung saja, selain pelebaran jalan dan gorong-gorong, kami akan membangun fasilitas sarana air bersih,” terang Bupati Malang.

Pria asal Gondanglegi Malang ini menambahkan, terkait perpajakan di wilayah KEK, sudah ada peraturan daerah (Perda) tentang perizinan dan pengurangan pajak.

“Karena dari pusat sesuai aturan Undang-undangnya dan ini bersifat khusus mengenai perizinan dan pengurangan pajak di wilayah KEK Singosari ini dan sudah dituangkan dalam Perda, mengenai rinciannya ada di Perda tersebut,” beber Sanusi.

Sementara itu, investor KEK Singosari, David Santoso menjelaskan, setelah dilakukan evaluasi dengan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Malang, pihaknya akan fokus pada pengembangan klaster pendidikan dan tourism.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Bondowoso Gelar Finalisasi LKPJ di Malang 

“Untuk tourism kita sudah mengembangkan fasilitas dan sumberdaya manusia, sedang sektor pendidikan, kami menggandeng Universitas Muhammadiyah Malang yang akan membangun fasilitas Center Future Work yang berorientasi pada pembangunan talenta digital di masa mendatang,” jelas Davis Santoso.

KEK Singosari berkomitmen mendukung program-program pemerintah SDM Digital dengan bekerjasama dengan investor di bidang pendidikan dan tourism.

“Sampai saat ini ada 20 investor di berbagai sektor yang siap mendukung KEK Singosari ini, dan saat ada beberapa sudah berjalan pelaksanaannya,” pungkas David Santoso.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280