Padepokan Nyai Surti – KKN Unej Upacara Bendera di Situs MD

Upacara
Prosesi Upacara di Situs Megalitikum, Dolmen, di Desa Maskuning Kulon, Pujer
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BONDOWOSO- Kumpulan anak muda Desa Maskuning Kulon, Kecamatan Pujer ‘Padepokan Nyai Surti’, mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Jember Posko 340, kolaborasi menggelar upacara bendera, 17 Agustus-an.

Uniknya, pelaksanaan yang melibatkan pemilik lahan ini pengibaran bendera Merah Putih berada di situs megalitik dolmen (MD) serta ratusan warga.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Wabup Asahan Pimpin Upacara HKN
banner 1024x1366

Afif, Founder Padepokan Nyai Surti, mengatakan kegiatan di desanya dalam peringatan hari kemerdekaan RI ini digelar rutin tiap tahun.

“Ini rutin kami, bersama masyarakat ikut melestarikan satu khazanah kebudayaan di desa kami. Dan momen kemerdekaan inilah bagi kami momen yang paling tepat,” beber Afif.

Tak hanya upacara, kemudian dilanjutkan ziarah makam pembabat desa sekaligus Arokat Tana Maskoning Bere’ (Slametan Desa Maskuning Kulon)

“Warga juga melaksanakan selametan desa di makam pembabat desa Maskuning Kulon. Kita berdoa bersama, wujud rasa terimakasih kita kepada para leluhur dan ini tradisi masyarakat,” tambahnya.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolsek Ngunut Ancam Tindak Tegas Tambang Pasir Ilegal

Yang terlibat dalam hal ini adalah anak-anak, pemuda, beserta para orang tua, beserta elemen masyarakat lainnya. Dan semuanya murni dilaksanakan secara gotong royong.

“Inilah wujud rasa terimakasih kami kepada leluhur. Niat kita menjaga, melestarikan, dan mendorong ekonomi di sektor potensi yang ada dengan sebaik-baiknya,” ujar Afif.

Pihaknya berharap, segala tradisi dan kebudayaan yang ada di desa hendaknya terus dirawat dan masyarakat bagi Afif seyogyanya memang sudah sangat berdaya.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Bondowoso Diharapkan Bangun Ekonomi Berbasis Kekayaan Intelektual

“Masyarakat kita sudah sangat berdaya. Tentu dengan daya masing-masing. Segala daya yang ada itulah suatu bentuk berdabnya masyarakat desa. Jadi jangan sampai diantara kita menyepelekan itu semua,” tegas Afif.

Sementara itu, Sudarsono selaku Kepala Desa Maskuning Kulon mengapresiasi semua pihak yang turut terlibat langsung dalam kegiatan.

“Saya sangat senang, anak muda desa, mahasiswa KKN bersatu, Ini motivasi bagi saya dan perangkat desa, menjadikan Desa Maskuning Kulon yang berdaya, terima kasih,” ujar Sudarsono.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280