Musala Dirobohkan PT KAI, Warga Jalan Sulung Marah, Demo DPRD Kota Surabaya

Demo DPRD
Suasana rapat di ruangan Komisi A, Surabaya..
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Puluhan warga Jalan Sulung melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD Kota Surabaya, Senin (23/05/2022).

Aksi damai ini bertujuan mengadukan nasib Musala Babussalam yang dibongkar paksa oleh pihak PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya pada 29 Maret 2022.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Menurut tokoh masyarakat setempat, Sulham, terkait pembongkaran Musala Babussalam ini, ia sangat menyayangkan perlakuan PT KAI yang terkesan arogan.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Asahan Sampaikan LKPJ 2021

Padahal, Musala Babussalam sudah berdiri di tanah tersebut selama 75 tahun dan selama ini tidak ada masalah terkait surat-surat.

Arogansi PT. KAI dengan membongkar Musala ini menimbulkan kemarahan warga Jalan Sulung. Pasalnya, PT KAI yang kala itu membawa alat berat, selain menghancurkan Musala Babussalam, juga membawa puluhan sak semen, dampar untuk anak-anak mengaji, bahkan kitab suci Alquran juga dihempaskan begitu saja ke atas truk yang mereka bawa.

Dikatakannya, Musala Babussalam direncanakan akan dilebarkan dan akan dibangun sebuah Masjid, pondasi saat itu sudah digarap, namun oleh pihak PT KAI pondasi ikut pula dibongkar.

Berita Menarik Lainnya:  PWI Jabar Desak Polri Usut Penganiayaan 2 Wartawan di Karawang

Aksi damai terpaksa dilakukan oleh warga, karena mediasi yang diusahakan selama ini menemui jalan buntu.

“Tuntutan kami hanya satu, bangun kembali Musala kami, agar anak-anak kami bisa mengaji lagi,” harap Sulhan pada Beritabangsa.com.

Setelah beberapa waktu melakukan orasi, akhirnya, pihak wakil rakyat mengizinkan perwakilan dari aksi demo damai ini untuk melakukan musyawarah di ruangan Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti dan didampingi oleh Ketua Komisi A, Hj Pertiwi Ayu Krisna, perwakilan dari aksi ini menyampaikan keluhannya.

Berita Menarik Lainnya:  Perusahaan Tak Patuhi UU Naker Terancam Kena Sanksi TMP2T

Menurut Reni, apa yang dikeluhkan oleh warga Jalan Sulung ini harus segera ditindaklanjuti, maka dari itu ia secepatnya akan melakukan mediasi dengan mengundang pihak-pihak yang terkait dengan pembongkaran Musala Babussalam.

Senada, Ketua Komisi A, Hj Pertiwi menjadwalkan terkait agenda musyawarah, akan dilaksanakan pada Rabu (26/05/2022).

Harapannya dengan musyawarah lanjutan nanti, akan bisa menemukan titik terang dan terjadi kesepahaman sehingga konflik tidak bertambah meluas.

banner 600x310

Pos terkait