MS Glow Gugat Balik PS Glow Rp500 Miliar, Babak Baru Seteru Produk Kecantikan !

Kantor MS GLOW yang berada di Malang Jawa Timur
Kantor MS GLOW yang berada di Malang Jawa Timur
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Sidang ke-2 lanjutan gugatan PT PStore Glow Bersinar Indonesia kepada MS Glow yakni Gilang Widya Pramana alias Juragan 99 dan istri Shandy Purnamasari ke Pengadilan Niaga Surabaya, digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (9/5/2022) pagi.

Agenda sidang cepat berisi jawaban atas gugatan PS Glow dari pihak MS Glow atau Rekovensi yang diajukan kepada majelis hakim Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Surabaya melalui kuasa hukum, MS Glow Arman Hanis, SH.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya perkara ini terdaftar pada 12 April 2022 dengan nomor perkara 2/Pdt.Sus-HKI/Merek/2022/PN Niaga Sby. Dalam gugatannya juragan 99 dan istri diminta ganti rugi sebanyak Rp360 miliar.

Dalam sidang ke-2, pihak tergugat MS Glow, melalui kuasa hukumnya Arman, menggugat balik PS Glow karena ada iktikad tidak baik membuat merek yang menyerupai atau sama pada pokoknya,dan meminta ganti rugi Rp47 miliar secara materiil dan immateriil senilai Rp500 miliar.

“Gugatan balik kita dalam rekonvensi atau eksepsi menyatakan jelas bahwa gugatan Penggugat yakni PT PStore Glow Bersinar Indonesia tidak benar. Mereka menggugat kita Rp300 miliar,” ujar Arman via telepon usai sidang, di Surabaya.

Pihak tergugat yakni PT Kosmetika Global Indonesia, PT Kosmetika Cantik Indonesia, Gilang Widya Pramana, Shandy Purnamasari, Titis Indah Wahyu Agustin, dan Sheila Marthalia.

Berita Menarik Lainnya:  Pesantrenpreneur Kunci Kemandirian Pesantren

Seteru dua merek kecantikan ini, bakal berlangsung seru. Pihak PStore Glow Bersinar dalam gugatannya menegaskan telah memiliki hak eksklusif atas merek dagang PS GLOW dan PSTORE GLOW karena telah didaftarkan ke Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.

Pihak Juragan 99 dan istri pun buka suara. Kuasa hukum Juragan 99 dan Shandy Purnamasari, Arman Hanis menegaskan pihaknya dalam rekovensi ini menggugat balik PS Glow karena pihaknya, MS Glow yang paling berhak atas produk kecantikan karena sebagai yang pertama.

Arman dalam menepis gugatan PStore Glow terkait pendaftaran merek, mengatakan pihak MS Glow pun sudah mencatatkan mereknya dan telah mendapatkan sertifikat.

MS Glow Lebih Dulu Daftarkan Merek

Dalam sidang sebelumnya, Arman menyatakan MS Glow yang lebih dulu mendaftarkan mereknya dan menerima sertifikat. Dia juga berani menjamin bahwa MS Glow lebih dulu mendaftarkan mereknya.

Arman mengaku mengetahui dari media bahwa gugatan yang dilayangkan oleh PStore Glow terkait dengan merek dagang. Padahal perkara yang sama juga sudah dilayangkan gugatan dari pihak MS Glow kepada PS Glow di Pengadilan Niaga Medan.

Ads

Pihak Mba Shandy atau MS Glow sudah terlebih dahulu mengajukan gugatan di Pengadilan Niaga Medan, dan perkaranya sedang berjalan.
Di situ MS Glow menganggap ada pemalsuan merek, atau perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh PS Glow.

Berita Menarik Lainnya:  Asisten Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Audiensi BBPVP Medan

Jika pihak PStore Glow merasa tak terima seharusnya melakukan gugat balas atau rekonvensi di pengadilan yang sama.

Dia meyakini bahwa gugatan yang dilayangkan seseorang belum tentu sebagai pihak yang benar. Hal itu dia ucapkan baik dalam perkara yang dilayangkan MS Glow maupun PS Glow.

“Buktinya harus jelas, harus sah, jadi itu perlu pembuktian lagi di pengadilan,” tegasnya, kepada media beberapa waktu lalu sebelum lebaran.

Sekadar diketahui, dua perusahaan kecantikan PS Glow dan MS Glow berlanjut. Putra Siregar menggugat pemilik MS Glow, Juragan 99 alias Gilang Widya Pramana dan istrinya, Shandy Purnamasari, ke Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Surabaya.

Gugatan masuk pada 12 April 2022 dengan nomor perkara 2/Pdt.Sus-HKI/Merek/2022/PN Niaga Sby dan sidang pertama digelar 24 April 2022.

Ads

Perusahaan kecantikan bernama PT PSTORE GLOW BERSINAR INDONESIA, industri kecantikan dan kesehatan adalah sub-bisnis milik Putra Siregar.

Ada 6 pihak yang digugat PS Glow, yakni Juragan 99 dan Shandy, PT Kosmetika Global Indonesia; PT Kosmetika Cantik Indonesia; Titis Indah Wahyu Agustin; dan Sheila Marthalia.

Putra Siregar menilai penggunaan nama MS Glow oleh Juragan 99 memiliki kesamaan nama dengan merek dagang PS Glow yang terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia untuk jenis golongan barang / jasa kelas 3 (kosmetik).

Putra Siregar meminta hakim menghukum Juragan 99 dan Shandy dkk membayar ganti rugi sebesar Rp 360 miliar.

Sebelumnya, MS Glow telah menggugat PSTore Glow di Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Medan.

Berita Menarik Lainnya:  Kesal Tidak Segera Diperbaiki, Warga Tanami Jalan Dengan Pohon Pisang

Dalam rekovensi yang dilayangkan MS Glow melalui kuasa hukumnya, Arman Hanis SH, di Pengadilan Niaga di PN Surabaya, menggugat balik dengan nilai Rp47 miliar dan immaterial senilai Rp500 miliar.

Di wilayah hukum Medan, Juragan 99 sempat melaporkan Putra Siregar atas kasus penipuan dan kejahatan dagang. Laporan dilayangkan ke Bareskrim Polri.

Hal itu berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/484/VIII/2021/SPKT/BARESKRIM POLRI pada 13 Agustus 2021. Dalam laporan itu Gilang alias Juragan 99 sebagai saksi.

Sesuai LP yang masuk, Gilang diwakili advokat atau lawyer pada 13 Agustus 2021 melaporkan Putra Siregar, PT PSglow dan PT Eka Jaya atas dugaan kejahatan tekait merek UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis Pasal 100 Ayat 1, 2 dan Pasal 101 Ayat 1,2 dan Pasal 102.

Kemudian, kejahatan terkait rahasia dagang UU Nomor 30 Tahun 2000 tentang rahasia dagang Pasal 17 Jo Pasal 13 dan Pasal 14, Penipuan/Perbuatan curang UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 378 KUHP dan Pasal 55, Pasal 56 KUHP.

Belakangan, laporan tersebut dihentikan polisi. Kasus ini dihentikan pada Maret 2022 karena dinilai tidak cukup alat bukti.

Padahal, kasus ini sempat naik ke tahap penyidikan. Penghentian itu didasarkan pada adanya putusan Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham yang mengabulkan permohonan logo kosmetik pada 20 Desember 2021.

Berdasarkan keputusan Kemenkumham, Putra Siregar memiliki kekuatan hukum memiliki sertifikat merek dan logo PS Glow.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800