Migor Langka dan Mahal, Warga Ngeluh, Distributor Disidak Kapolres

Migor Langka dan Mahal, Warga Ngeluh, Distributor Disidak Kapolres
Polres saat sidak ditributor migor
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG – Fenomena minyak goreng (migor) harga tinggi di pasaran dan langka membuat warga Lumajang mengeluh.

Salah satu warga asal Kecamatan Gucialit, Bumin, kepada beritabangsa.com, mengatakan di toko atau warung di wilayahnya menjual migor dengan harga Rp18 ribu hingga Rp20 ribu perliternya.

Bacaan Lainnya

“Kalau merek biasa harganya Rp18 ribu dan kalau merek terkenal Rp20 ribu,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (15/3/2022) siang tadi.

Berita Menarik Lainnya:  REI Malang Optimis Bertahan di Masa Pandemi Melanda, Meski Penjualan Terjun Bebas

Hal ini, kata Bumin sangat menyengsarakan masyarakat kecil, sudah barangnya langka, harganya mahal pula.

“Dalam hal ini, pemerintah harus tegaslah, jangan mempersulit masyarakat kecil. Jika ada yang menimbun minyak goreng polisi wajib menindak tegas,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan melakukan sidak ke salah satu distributor migor di toko kawasan Jalan Semeru, Kelurahan Citrodiwangsan, Kota Lumajang, untuk mengecek stok. Sidak Kapolres itu, menindak lanjuti arahan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Ads

“Kami awal ini melakukan sidak ke distributor minyak goreng CV Semeru Indah di jalan Semeru, untuk melihat stoknya,” papar Kapolres kepada sejumlah media, siang tadi.

Berita Menarik Lainnya:  Puluhan Petani di Jombang Deklarasikan Erick Thohir Sebagai Presiden 2024

Mantan Kapolres Madiun ini juga mengatakan, kalau kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memantau distribusi dan ketersediaan minyak goreng sebagai upaya menyikapi kelangkaan migor yang beredar baik di toko retail maupun toko tradisional di Kabupaten Lumajang.

Ads

“Yang pertama kita meninjau di CV Semeru Indah di Jalan Semeru Lumajang, kita melihat di sini ada repacking untuk minyak goreng,” tambahnya.

Kapolres menjelaskan saat ini ketersediaan minyak di toko maupun gudang milik CV Semeru Indah menipis. Hal itu dikarenakan kiriman minyak dari produsen di Surabaya mengalami keterlambatan.

“Saat ini di toko dan di gudang milik CV Semeru Indah ini stocknya menipis, karena satu minggu ada keterlambatan pengiriman minyak curah dari Surabaya,” jelas Kapolres yang belum genap sebulan menjabat ini.

Berita Menarik Lainnya:  Frustasi Sakit Tak Kunjung Sembuh, Brilliant Gantung Diri di Kamar

Terkait kelangkaan yang terjadi, Kapolres akan melaporkan secara berjenjang kepada pimpinan. Sehingga akan dilakukan koordinasi dengan stakeholder terkait untuk menindaklanjutinya di lapangan.

“Kita mengimbau warga untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang nantinya justru akan menyebabkan terjadinya kelangkaan minyak goreng di lapangan,” tutupnya.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800