Menelusuri Jejak Khilafatul Muslimin

Plang
Plang nama, PP Ukhuwah Islamiyah, Khilafatul Muslimin, masih terpasang pasca penggeladahan
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Setelah tokoh-tokoh penting kelompok Khilafatul Muslimin ditangkap terkait tindakan mereka yang ingin mendirikan negara dalam negara, pihak kepolisian terus mengembangkan penyelidikan terhadap kelompok ini.

Beberapa tempat yang diduga menjadi tempat pencucian otak bagi para pengikutnya didatangi dan digeledah, Rabu (15/06/2022).

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Salah satunya adalah, Dusun Pandanrejo, Desa Sambaringin, Mojokerto, di tempat ini kelompok Khilafatul Muslimin mendirikan pondok pesantren yang dijadikan sebagai tempat melakukan kegiatan agama versi mereka.

Berita Menarik Lainnya:  Komitmen Kembangkan Potensi, ITS Resmikan Teaching Industry ke-4

Menurut warga setempat, bangunan ini berdiri di tanah milik keluarga mantan Kepala Desa Sambaringin.

Selain itu, lanjut warga yang bekerja di selep padi ini, terkait kegiatan keseharian Khilafatul Muslimin tampak wajar-wajar saja.

Ads

“Yang membuat kami khawatir, dulu ketika peringatan 17 Agustus, pondok pesantren ini tidak mau menaikkan bendera Merah Putih,” paparnya pada beritabangsa.com. Rabu (15/06/2022).

Menurutnya, sempat terjadi keributan kecil, bahkan dari Koramil sempat mendatangi pondok Khilafatul Muslimin ini.

Saat ditanya, apakah ada warga sekitar yang mondok di pondok ini, warga tersebut menjawab tidak ada sama sekali karena rata-rata warga setempat semuanya Nahdhiyin.

Pasca penggeledahan oleh kepolisian di pondok pesantren Ukhuwah Islamiyah, Khilafatul Muslimin, dari pantauan beritabangsa.com, masih ada aktivitas di dalamnya.

Berita Menarik Lainnya:  KKN Unmuh Latih Warga Jember Keterampilan Bikin Abon Ikan Lele

Namun, saat tim Beritabangsa.com hendak silaturahmi pihak pesantren menolak dengan alasan pihaknya sedang libur. Kejanggalan berlanjut, saat tim Beritabangsa.com diketahui dari media, serta merta pintu gerbang ditutup rapat.

Dan secara mendadak suasana menjadi sepi dan lengang, tak satupun santri atau santriwati yang semula bergerombol nampak lagi.

Hingga beberapa waktu, tim Beritabangsa.com memutuskan untuk meninggalkan pesantren ini dan menelusuri jalanan Dusun Pandanrejo.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait