Mahasiswa vs Polisi Bentrok, Demo PMII Ricuh, Satu Diamankan

Detik-detik kericuhan massa dengan polisi di halaman Kantor DPRD Jombang
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jombang, bentrok dengan polisi, Selasa (6/9/2022) siang.

Unjuk rasa di halaman kantor DPRD Jombang ini, berakhir ricuh dengan pihak kepolisian. Bahkan, seorang mahasiswa sempat diamankan.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Tampil Modis, Takjil Tumpeng Jajan Ndeso di Jombang Laris Manis
banner 1024x1366

Informasi beritabangsa.com, kericuhan ini terjadi ketika massa tak kunjung ditemui wakil rakyat setempat. Sehingga mahasiswa yang tertahan di gerbang memaksa untuk maju dan memasuki kantor DPRD Jombang ini.

Pantauan di lokasi, ratusan mahasiswa yang dijaga ketat pihak kepolisian, memaksa menerobos benteng pertahanan kepolisian yang bertugas menjaga keamanan kawasan setempat.

Akibatnya, aksi dorong antara mahasiswa dengan kepolisian berlangsung lama. Saat kericuhan ini berlangsung, pegangan erat mahasiswa terlepas. Sehingga seorang mahasiswa diamankan kepolisian untuk dibawa ke dalam kantor DPRD.

Berita Menarik Lainnya:  Mundur dari Jabatan Ketua DPRD, Tak Semudah Membalikkan Tangan

Begitu diamankan, semakin membuat massa setempat memaksa menjebol barikade polisi. Bahkan sejumlah mahasiswa setempat juga melakukan pelemparan barang bawaan, seperti botol air dan bekas botol kaleng.

Kejadian ini dibenarkan langsung Ketua PC PMII Jombang, Rizal Abdillah. Ia mengatakan, aksinya sempat ricuh hingga seorang anggotanya diamankan Polisi.

“Penyebabnya kericuhan dikarenakan kita tidak diizinkan untuk masuk ke dalam, sedangkan ini rumah kita. Yang diamankan polisi cuma satu orang saja, tapi kami sudah keluarkan,” ujarannya di halaman DPRD Jombang.

Berita Menarik Lainnya:  Penggantian Sekretaris Komisi A Diniliai Cacat Prosedur

Kendati anggotanya sempat ricuh dan diamankan kepolisian, ia memastikan anggotanya tidak sampai luka-luka maupun terjatuh.

Namun begitu, ia mengaku sangat menyesal dengan sikap wakil rakyat di Jombang. Betapa tidak, tiada seorang pun yang menemui dan mendengarkan aspirasi massa setempat.

“Karena tadi tidak ada anggota dewan yang menemui kita, hanya sekertaris dewan saja. Maka dari itu pada hari Kamis nanti, sudah kesepakatan kami akan kembali. Tapi hanya diskusi, dengan jumlah orang terbatas 40 orang,” katanya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280