LARM-GAK Dukung Polrestabes Surabaya Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilwali Surabaya 2020

LARM-GAK
Sekjen LARM-GAK, Baihaki Akbar.
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi (LARM-GAK) mendukung penuh Polrestabes Surabaya untuk mengusut kasus dugaan korupsi dana hibah Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya tahun 2020.

“Kami berharap agar kasus tersebut segera dinaikkan ke tingkat penyidikan dan segera ada penetapan tersangka,” kata Sekjen LARM-GAK, Baihaki Akbar dalam keterangan m yang diterima redaksi beritabangsa.com, Senin (13/6).

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Baihaki mengajak masyarakat Surabaya untuk ikut mengawal kasus dugaan korupsi di tubuh Komisi Pemilhan Umum (KPU) Surabaya tersebut hingga tuntas. Lebih lanjut dirinya menyebut jika dana hibah tersebut bersumber dari APBD Surabaya sebesar Rp 101,24 miliar.

Ads

“Kami mengajak seluruh warga kota Surabaya untuk turut serta mengawal kasus ini hingga sampai putusan Inkrcaht dari pengadilan,” ajaknya.

Berita Menarik Lainnya:  Tim Tabur Kejagung Amankan DPO Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Pasar Manggisan Jember

Sebelumnya, Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui kasus dugaan korupsi diinstitusinya tengah dilidik oleh Polrestabes Surabaya. Justru dia mengklaim mengetahui dari media.

“Hingga saat ini kami belum tahu dan belum mendengar apapun. Saya tahunya juga dari teman-teman media,” ujarnya, Rabu (6/6).

Sementara Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana membenarkan kasus tersebut tengah dilidik oleh Unit Tipikor.

“Benar hari ini kita sudah memeriksa satu orang saksi di Unit Tipikor Satreskrim Polrestabes Surabaya,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (7/6).

Untuk diketahui, dalam pengusutan kasus dugaan korupsi dana hibah Pilwali Surabaya tahun 2020 ini, Polrestabes Surabaya telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk dimintai keterangan.

Berita Menarik Lainnya:  Astaghfirullah! Santri di Surabaya Meninggal Dihantam Tronton Pertamina, Ini Kronologisnya

Pos terkait