Lagi, 2 Napi Tewas, Lapas Lumajang Beri Pernyataan

Lapas Kelas IIB Lumajang
Kasi Binadikgiatja Lapas Kelas IIB Lumajang, Ananta saat ditemui awak media
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG- Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang, berkurang lagi. Hal itu menyusul dalam sehari ada 2 orang napi meninggal dunia.

Hal ini disampaikan Kasi Binadikgiatja Lapas Kelas IIB Lumajang, Ananta kepada sejumlah media di ruang kerjanya, Senin (13/6/2022) siang tadi.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Menurut Ananta, kejadian tersebut murni meninggal dunia bukan disebabkan adanya penganiayaan atau sebab lain.

“Posisi meninggalnya, yang pertama dalam perjalanan dan yang kedua meninggal di Puskesmas. Tidak pernah mengeluh dan tidak ada kekerasan,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  Upaya Penuhi Hak Literasi Anak, Mutiara Rindang Gelar Workshop Kelola Perpustakaan

Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 11 Juni 2022 lalu, dialami oleh Supandi bin Satungar (60), warga Desa Karanglo, Kecamatan Kunir. Dia tersandung perkara Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Ads

“Sepertinya dia mencabuli anak di bawah umur, dengan vonis diterima 11 tahun penjara, dan baru menjalani 1 tahun, mulai masuk 29 Juli 2021 lalu,” jelasnya lagi.

Supandi ini, kata Ananta, meninggal saat dia pergi ke kamar mandi, kemudian jatuh pingsan. Napi ini langsung dilarikan ke Puskesmas Rogotrunan untuk diambil tindakan medis, namun nyawa yang bersangkutan tidak bisa diselamatkan.

“Dan yang kedua dialami oleh Endrik bin Santoso, perkara narkotika dengan vonis 5 tahun,” ujarnya.

Berita Menarik Lainnya:  Simpan Sabu dalam Topi, Kakek Ini Diciduk Satresnarkoba Polres Perak

Kata Ananta, dia adalah warga Kecamatan Tempeh. Sebelum meninggal dia sempat telpon ke wartel becanda. Oleh kawannya mau diajak makan siang, namun dia mengeluh sesak dan seperti ditusuk.

“Ditinggal istirahat di kamar, dan dia juga sempat menolong Supandi yang satu kamar sel dengan Endrik,” terangnya.

Endrik menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB ini sejak 30 Desember 2021.

Kedua pihak keluarga telah menerima, dan sudah diberikan penjelasan oleh pihak rekan satu sel kamarnya. Seketika meninggal langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk disemayamkan.

Sebelumnya juga ada beberapa yang meninggal karena sakit sejak dari luar lapas. Napi masuk dalam kondisi perawatan TBC akut stadium 4.

Berita Menarik Lainnya:  Di Malang Ada 280 Ekor Sapi Terindikasi Suspect PMK

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait