Laga Voli Pelajar Bupati Cup 2022 Jombang Ricuh

Ricuh
Sejumlah supporter dua tim pelajar yang berlaga saling lempar benda, di Gelanggang Olahraga (GOR) Merdeka Jombang
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Laga bola voli dalam Bupati Jombang Cup 2022 ricuh. Sejumlah supporter dua tim pelajar yang berlaga saling lempar benda, di Gelanggang Olahraga (GOR) Merdeka Jombang, Rabu (31/8/2022) siang.

Pantauan di lokasi, kericuhan terjadi usai pertandingan dilakukan. Dalam partai laga kali ini, mempertemukan tim SMK DB Jombang melawan SMKN 3 Jombang.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Sejumlah supporter yang memenuhi halaman GOR, berusaha memasuki lokasi pertandingan. Keributan pun tak bisa dihindarkan.

Ratusan pelajar ini saling lempar ke arah kedua tim. Mereka juga merusak sejumlah fasilitas umum. Polisi yang berjaga terlihat kewalahan memenangkan massa pelajar ini.

Berita Menarik Lainnya:  Peduli Sesama, DPK KNPI Camplong gelar Santunan Kepada Kaum Dhuafa

Tak lama berselang, jumlah petugas kepolisian dari Mapolres Jombang ditambahkan. Dipimpin Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat, ratusan polisi anti huru hara tiba di lokasi kericuhan.

Panitia Bupati Jombang Cup 2022, Agus Budiartono, mengetahui aksi kericuhan antar supporter dipicu saling ejek antar kedua pendukung tim.

“Yang jelas saling ejek antar supporter tadi ya, SMK DB dengan SMKN 3. Satu tim kalah lalu kecewa dan terjadilah peristiwa itu,” ujar Agus kepada wartawan di lokasi kejadian.

Kata dia, mereka saling lempar benda dan barang apa saja dan saling ejek. Ada sejumlah fasilitas umum dalam GOR rusak.

Berita Menarik Lainnya:  Dari Seminar Hingga Sendratari Lakon Kresna Meriahkan Festival Kresnayana VII

“Oh kalau saling pukul tidak ada, cuma berawal saling ejek-ejekan, lempar-lemparan barang botol air mineral. Kalau soal fasilitas yang rusak, hanya matrasnya saja,” katanya.

Sejatinya, para penonton laga voli antar pelajar ini dibatasi. Namun, Agus mengatakan panitia kewalahan oleh serbuan para supporter. Saat pertandingan berlangsung, penonton sampai overload.

“Sebenarnya kami sudah batasi kapasitas GOR 3000 orang. Tapi ini tadi sampai terisi tiga ribu lima ratus orang lebih di dalam, iya memang over load lima ratusan orang,” bebernya.

Di tempat yang sama, Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat memastikan jika polisi telah mengendalikan situasi.

“Dalam laga bola voli di Jombang ini terjadi gesekan sedikit, antar supporter. Dan Alhamdulillah saya lihat langsung dan keamanan sudah kondusif,” tutur Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat.

Berita Menarik Lainnya:  2 Oknum Polisi Penganiaya Jurnalis Tempo Divonis 10 Bulan Penjara dan Restitusi

Dia meminta agar kejadian ini jadi pelajaran dalam penyelenggaraan lomba ke depannya. Mulai dari peserta, dan jumlah supporter yang bisa menyaksikan.

“Untuk yang massanya banyak dan rawan, demi keamanan kami mintai pertandingan tanpa penonton. Dan panitia tadi sudah menyanggupi,” katanya.

Menurut AKBP Moh Nurhidayat, saling ejek antar supporter bisa memicu kericuhan antar pelajar seperti saat ini.

“Biasa, terjadi saling ejek dan adu yel-yel antara pendukung. Anak muda-muda, Alhamdulillah tidak ada korban luka,” pungkasnya.

Dalam kericuhan ini ada sejumlah jurnalis yang dihalang-halangi saat bertugas. Bahkan kamera jurnalis sempat dirampas dan dipaksa untuk menghapus file videonya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280