Ketua Umum TKN: Tragedi Kanjuruhan Malang Mendunia

Ketua umum TKN, Eko Prasetyo Karso

BERITABANGSA.COM-SURABAYA– Tragedi Kanjuruhan Malang, banyak menuai komentar dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Tapal Kuda Nusantara (TKN), Eko Prasetyo Karso.

Melalui aplikasi pesan Eko menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap tragedi Kanjuruhan Malang, Minggu (02/10/2022).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Kejar Herd Immunity, Polresta Pasuruan Gelar Vaksinasi Mobile Presisi
banner 1920x1080

“Innalilahi, saya benar-benar kaget dan miris mendengar korban yang begitu banyaknya,” ungkapnya pada Beritabangsa.com.

Namun demikian, menurutnya kejadian tragedi Kanjuruhan Malang tersebut harus disikapi dengan kedewasaan dalam berpikir dan bertindak, jangan langsung beranggapan bahwa hal tersebut ada provokator.

Masih kata Eko, tragedi ini harus menjadi pelajaran, agar untuk selanjutnya persepakbolaan di negeri ini harus lebih fair play dan menjunjung tinggi sportivitas.

Lebih dari itu, lanjut Eko, memang harus ada yang bertanggung jawab atas kejadian ini, baik dari pihak panitia pelaksana, pemerintah atau siapapun yang terkait dalam peristiwa tersebut.

Berita Menarik Lainnya:  Pemuda Ini Akhiri Hidup dengan Gantung Diri, Tinggalkan Pesan untuk Ibunya

Selanjutnya adalah, peran penting dari pihak kepolisian untuk mengusut tuntas masalah ini sangat diharapkan oleh masyarakat, agar tidak timbul prasangka yang negatif.

“Apalagi ini sudah ditetapkan menjadi bencana nasional oleh pemerintah,” jelas nakhoda TKN ini pada Beritabangsa.com.

Dikatakannya, bahkan tragedi ini sudah mendunia dan menjadi tranding topik dalam waktu yang singkat.

Berita Menarik Lainnya:  Untung Rugi, Berdirinya Pabrik Kayu di Dekat SMK Negeri Klakah

Eko juga mengharapkan, pihak yang berwajib secepatnya mengurus tuntas masalah ini sesuai arahan Presiden Jokowi.

Ditambahkannya, di balik suatu kejadian pasti ada hikmah didalamnya. “Mungkin dengan kejadian ini setiap suporter dari masing-masing kesebelasan bisa lebih menyadari, bahwa hal ini salah,” imbuhnya.

“Seharusnya, melihat sepak bola suatu hal yang menyenangkan, namun hari ini malah membuat saya pribadi miris,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *