Kenal di Medsos, Siswi SMP di Surabaya Jadi Budak Nafsu Seks

Kenal di Medsos, Siswi SMP di Surabaya Jadi Budak Nafsu Seks
Pujianto pelaku pencabulan saat diamankan di Polrestabes Surabaya
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Seorang siswi yang baru duduk di kelas IX SMP di Surabaya, berinisial CLB, 14 tahun, warga Jalan Kalijudan ini menjadi korban percabulan oleh pria yang baru dia kenal di media sosial (medsos).

Perkenalan korban dengan pelaku ini melalui medsos, setelah saling kenal dan saling tukar no telpon, tersangka mengajak korban ketemuan, lalu kos di wilayah Gubeng Surabaya.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  UCC Buka Loker Lulusan Unusa di Virtual Job Fair

Pelaku yang bernama Pujianto 21 tahun, warga Jalan Jojoran 3D Surabaya, diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

“Setelah diperiksa, tersangka mengaku sudah pernah melakukan hubungan badan sebanyak 12 kali dengan korban ditempat kos didaerah Gubeng,” jelas Kasatreskrim Polresbes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, Senin (21/3/2022).

Lebih lanjut Kasatreskrim menjelaskan, setelah dicabuli di tempat kos di Surabaya, tersangka selanjutnya membawa korban ke Blitar di rumah saudara tersangka.

Di Blitar, tersangka dimasukkan kerja oleh seorang bernama Mamat di toko sembako tempatnya bekerja.

Ads

Selanjutnya, pada 11 Maret 2022 tersangka pergi dan meninggalkan korban sendirian di rumah saudara tersangka.

“Teman pelaku di Blitar juga menyetubuhi korban sebanyak dua kali,” imbuh Kasat Mirzal.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Bondowoso Dimintai Keterangan Polisi

Teman Tersangka di Blitar bernama Mamat sudah diserahkan ke Polres Blitar, karena kejadian pencabulan terhadap korban dengan tersangka Mamat di wilayah Blitar.

Sebelumnya diberitakan, gadis 14 tahun ini hilang meninggalkan rumah dan belum kembali. Namun, kepergian gadis berinisial CLB (14) tersebut pergi meninggalkan rumah diduga bersama seorang laki-laki yang baru dikenalnya lewat media sosial.

Ads

Made Indra, 51 tahun, warga Jalan Kalijudan Barat 1A, Tambaksari Surabaya, orang tua korban kepada beritabangsa.com, menceritakan, CLB anaknya saat kejadian pada Kamis, 03 Februari 2022 pukul 14.00 diketahui dijemput sama laki-laki pakai sepeda motor.

“Anak saya dibonceng laki-laki yang pakai motor itu, saya tunggu-tunggu sampai jam 8 malam tidak pulang,” jelas Made.

Berita Menarik Lainnya:  Lagi, Polres Perak Ringkus Pengedar Sabu

Begitu alamat diduga pelaku itu diketahui, Made meminta bantuan Polsek Tambaksari untuk berangkat ke rumahnya, tapi mereka sudah kabur duluan mulai pukul 20.30 WIB.

Khawatir terjadi sesuatu dengan CLB, ayah korban melaporkan atas kejadian ini ke Polrestabes Surabaya, 04 Februari 2022.

Made mengatakan, petaka yang menimpa anak saya berawal saat ia berkenalan dengan Pujianto di media sosial.

“Harapannya saya pelaku dihukum seberat-beratnya, sesui apa yang dia perbuat,” ucapnya.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800