Kejari Sidoarjo Sosialisasi Rumah Perdamaian

Kejari Sidoarjo
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Hafidi (Tengah) foto Bersama 20 kepala Desa se Sidoarjo Usai acara Sosialisasi Peresmian Rumah Perdamaian (Restorativ Justice) di Aula Kejari Sidoarjo.
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo menggelar sosialisasi Rumah Perdamaian (Rudam) di Aula gedung Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Selasa (27/04/2022).

Sosialisasi ini dihadiri pejabat utama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemkab Sidoarjo, serta 20 kepala desa yang bakal dinaungi Rudam oleh Kejari.

Bacaan Lainnya

Kasi Pidum Kejari Sidoarjo, Hafidi mengatakan Rudam itu diresmikan karena tidak semua kasus pidana harus diselesaikan via jalur hukum atau disebut Restoratif Justice (RJ).

Berita Menarik Lainnya:  Ko Jul Tak Kunjung Ditahan, BBHAR PDIP Angkat Bicara

“Sosialisasi ini bertujuan untuk lebih mengenalkan program Restorative Justice kepada masyarakat. Sekaligus masyarakat bisa paham dan merasakan manfaat Restorative Justice,” kata Hafidi saat diwawancarai Beritabangsa.com.

Ads

Hafidi menambahkan, program RJ yang telah dilakukan oleh Mahkamah Agung dengan landasan surat keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum pada 22 Desember 2020.

Hal itu langsung ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Negeri Sidoarjo dan di 2022 sudah dua perkara yang diselesaikan melalui RJ.

“Tujuan RJ adalah mendorong penerapan asas-asas peradilan yang cepat, sederhana dengan keadilan yang seimbang dan menjunjung nilai kearifan lokal,” jelas Hafidi.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Sidoarjo, Mulyawan menyambut baik langkah Kejari Sidoarjo dalam membentuk rumah perdamaian di 20 Desa di Sidoarjo.

Berita Menarik Lainnya:  Gubernur Khofifah Optimis Vaksin Merah Putih Raih Persetujuan WHO

“Ini merupakan sebuah pilot projek yang sangat dibutuhkan di Desa. Terkait masalah hukum dan kasus pidana ringan yang harusnya bisa diselesaikan tanpa jalur hukum,” harap Mulyawan.

Menurutnya, konsep RJ bisa diterapkan dalam kasus-kasus tindak pidana ringan yang mestinya bisa diselesaikan melalui nilai kearifan lokal tanpa jalur hukum.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800