Kebon Pitu Wonosalam, Berteduh Senja di Balik Tenda Pinggir Sungai

Kebon Pitu Wonosalam, Berteduh Senja di Balik Tenda Pinggir Sungai
Tampak salah satu pengunjung wisata Kebon Pitu Wonosalam Jombang, saat duduk santai di halaman tenda. (Foto: Fa'iz)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Kabupaten Jombang, kini mempunyai destinasi wisata baru yang berada di tengah-tengah perbukitan dan perkebunan. Adalah Kebon Pitu.

Sebuah kawasan tempat wisata dengan ketinggian 600 meter di atas permukaan laut (MDPL) ini, dihiasi oleh hijaunya alam yang indah.

Bacaan Lainnya

Ada 7 tenda berlapis kayu di atas air sungai jernih, dikelilingi perkebunan kopi dan bebatuan besar. Wow, sudut lokasi selfi terbaik.

Lokasi wisata ini berada di langit Jombang. Begitulah sebutannya. Karena Dusun Dampak, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, ini posisi paling puncak. Seolah menyentuh langit.

Pengelola wisata Kebon Pitu Nurul Sudarwito (51) mengatakan, tempat wisata setempat baru beroperasi 2 bulan lalu.

Dia berinsiatif membuat wisata yang berada di puncak ketinggian agar bisa melihat panorama kota Jombang dari atas langit.

“Di samping wisata alami, kami juga ingin memperkaya wisata di Wonosalam Jombang ini. Kebetulan belum ada wisata memakai tenda dengan fasilitas lengkap di dalamnya, ditambah teras berlapis kayu dan di depannya ada pemandangan sungai jernih dan hamparan perkebunan kopi,” ujarnya kepada Beritabangsa.com pada Sabtu (19/3/2022) sore.

Berita Menarik Lainnya:  Kenal di Medsos, Siswi SMP di Surabaya Jadi Budak Nafsu Seks

Pria dari pasangan Sofia Khaironi ini menjelaskan makna kata “Kebon Pitu” yang dijadikan nama tempat wisata buatannya itu.

Artinya kata dia, meminta pertolongan bersama masyarakat, guna berwirausaha dengan ‘pitulangan’ Tuhan.

“Lokasinya yang berada di tengah perkebunan, dilengkapi tenda serta meja resto ada tujuh buah. Jadi cuma begitu saja sih maknanya,” jelasnya di lokasi wisatanya di lereng Gunung Anjasmoro ini.

Lanjut Nurul, warga atau pengunjung akan menikmati suasana alam segar, meski tidak harus bermalam. Namun menurutnya, tidak semua fasilitas bisa digunakan seperti tenda serta isi di dalamnya seperti bantal, kasur, selimut dan lain sebagainya.

“Kami atur fasilitas dan waktunya bagi warga yang berkunjung ke wisata ini, tapi tidak bermalam. Jadi mereka bisa menikmati suasana alam, meski hanya pesan makan dan minuman. Untuk tempatnya bisa duduk di teras tenda yang sudah tersedia meja mini di atas sungai ini, kalau ingin menggunakan tenda harus pesan meski hanya cuma sehari saja tanpa bermalam,” katanya.

Ads

Harga paket bermalam di tenda dibanderol Rp400 ribu untuk hari weekend. Sementara di hari-hari biasa, hanya dibanderol Rp350 ribu saja.

Berita Menarik Lainnya:  Satpol PP Asahan Harus Loyal dan Berkarakter

“Itu sudah dapat makan pagi dan malam untuk 4 orang. Di dalam tenda sudah tersedia fasilitas lengkap dan di kawasan ini sudah ada resto, buat pesan makanan, cemilan, dan minuman lainnya,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, salah satu pengunjung wisata setempat Farid warga asal Surabaya mengatakan senang mendatangi wisata ini. Dia mengetahui dari postingan video dari beberapa media sosial.

Ads

“Senang, sangat recomended banget tempat ini. Sangat terasa suasana alamnya, camping dengan fasilitas yang luar biasa dan berada di atas aliran sungai. Suasana alam sangat terasa banget, pokoknya senang,” ujarnya ditemui Beritabangsa.com di lokasi.

Selain untuk melepas penat dan berlibur bersama keluarga, lelaki 51 tahun ini mengaku juga sembari merayakan hari ulang tahun temannya. Keindahan senja dan sejuknya udara segar di wisata ini, menurutnya sangat terasa.

Berita Menarik Lainnya:  Ning Tiwi dan Bupati Muhdlor Tangani Balita Penderita Usus di Luar

“Rasanya sejuk, suara jangkrik dan keindahan alam sekitar juga terasa banget. Sore ini sangat bagus momen kebersamaan kami di wisata ini, berswafoto dengan background senja di depan tenda. Bawahnya sungai jernih dan dingin, serta sampingnya ada kebun kopi. Tadi juga dikasih durian lokal Wonosalam yang enak banget, jadi seneng banget deh, harga paket bermalamnya juga normal ekonomis,” imbuhnya.

Jurnalis Beritabangsa.com pun melihat berbagai sudut wisata ini sampai senja terlihat. Cahaya merah mengintip di balik pepohonan kopi. Suara jangkrik dan gemericik air mengalir terdengar bak musik alam yang menenangkan jiwa.

Sejauh mata memandang terhampar hijaunya dedaunan. Mata terasa sejuk dan segar. Sejumlah wisatawan menghabiskan waktu dengan duduk santai di teras tenda bersama rombongannya. Ada yang maka hingga berswafoto bersama.

Di balik rona senja dan eksotisnya alam Kebon Pitu, ada juga tantangan bagi wisatawan.

Menuju ke lokasi parkiran wisata ini ke cukup menantang. Tak kurang dari lebih 800 meteran, pengunjung harus melewati jalan sempit dan berlumpur licin. Namun perjuangan itu akan terbayarkan saat tiba di Kebon Pitu Wonosalam ini. Indah dan menyejukkan.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800