Heboh, Warga Jombang Mati di SPBU Ngoro

Heboh, Warga Jombang Mati di SPBU Ngoro
Tampak petugas kepolisian dari Polsek Ngoro, Jombang, ketika melakukan olah TKP warga meninggal dunia di SPBU Ngoro, Kabupaten Jombang.
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Sejumlah pengendara yang hendak mengisi bahan bakar minyak di SPBU Ngoro Jombang heboh, pasalnya salah seorang pengendara motor terjatuh dari motor dan tak sadarkan diri, Selasa (8/3/2022) siang.

Pengendara motor Honda Prima belakangan diketahui bernama Sudarto warga asal Desa/Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Bacaan Lainnya

Pria yang saban harinya bekerja sebagai penjual kerupuk ini ambruk saat hendak melakukan pembayaran bahan bakar.

Berita Menarik Lainnya:  Resmikan Kantor Baru, MS GLOW Buka Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Kepala Kepolisian Sektor Ngoro AKP Subatnas membenarkan kejadian yang menghebohkan SPBU ini.

Dia menjelaskan kronologinya. Saat korban diduga berniat bertandang ke Desa Badang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

“Ke Desa Badang, korban ini mau bayar kerupuk. Karena aktivitas sehari-hari korban ini diketahui sebagai penjual kerupuk di pasar. Nah sekira pukul 11.30 WIB siang korban ke SPBU untuk mengisi bahan bakar kendaraannya,” ujarnya kepada wartawan.

Ads

Takdir kematian tak bisa ditolak. Saat hendak bayar BBM di SPBU setempat, korban langsung jatuh dan tidak sadarkan diri di lokasi.

Sehingga membuat sejumlah petugas SPBU setempat, lari ke Mapolsek Ngoro guna melaporkan kejadian.

Secara langsung, pihak kepolisian setempat menunju ke lokasi dan memberikan garis polisi line di kawasan korban terjatuh. Tak selang beberapa lama kemudian, tim medis dari Puskesmas Pulorejo datang.

Ads

“Pas di lokasi kami panggil tim medis. Dan ternyata keluarga korban atau istrinya juga datang ke lokasi. Kami olah TKP bersama tim medis terlebih dahulu dan hasilnya diketahui tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya saat dikonfirmasi via telepon.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Buka Turnamen Putra Solo Badminton Cup

Dari sini, Kepolisian menarik kesimpulan bahwa apa yang dialami korban sudah garisnya.

Kata AKP Subatnas sesuai keterangan keluarga, korban juga diketahui tidak mengindap penyakit apapun.

“Ya mungkin sudah waktunya ya. Dan istrinya waktu di lokasi juga menerima dan meminta untuk tidak dibawa ke Rumah Sakit. Sehingga kini korban langsung dibawa ke rumah duka. Untuk kondisi SPBU sudah kembali normal,” pungkasnya.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800