Gubernur Khofifah Terima Baznas Award 2022

Gubernur Khofifah Terima Baznas Award 2022 | Foto: Humas Pemprov Jatim
Gubernur Khofifah Terima Baznas Award 2022 | Foto: Humas Pemprov Jatim
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM – JAKARTA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali meraih penghargaan di tingkat nasional dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Award 2022 di Ballroom the Sultan Hotel & Residence, Jalan Gatot Subroto Jakarta, Senin (17/1/2022).

Baznas Award 2022 Kategori Gubernur Pendukung Gerakan Zakat Indonesia ini diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Pusat Noor Achmad pada Gubernur Khofifah.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Khofifah lantas mengapresiasi Baznas Jatim yang terus menyalurkan pelaksanaan Zakat, Infaq, Shodaqoh (ZIS) untuk masyarakat. Salah satunya, Baznas Jatim menyalurkan hasil pengumpulan para muzaki, untuk beasiswa dan biaya pendidikan.

“Alhamdulillah Baznas Jatim mendukung pemerintah dalam penyaluran zakat, infaq dan sedekah di masa pandemi. Terima kasih Baznas telah mensupport finansial, dan pendampingan psikososial semisal trauma healing di Lumajang,” ujar Khofifah.

Berita Menarik Lainnya:  Hikmah Isra Mikraj, Ibu dan Ortu Sentral Pendidikan Utama Umat

Kata Khofifah, Pemprov Jatim berkomitmen memperkuat peran perempuan di sektor ekonomi. Salah satunya memberi zakat produktif bagi perempuan pelaku usaha mikro atau ultra mikro di Jatim.

“Penyaluran zakat produktif bagi pengusaha ultra mikro, terutama yang berjualan di pasar tradisional dan kaki lima bertujuan agar mereka tidak terjerat rente. Sehingga bisa terus berkegiatan ekonomi,” jelas Khofifah.

Bahkan 2022, Pemprov Jatim menyiapkan format pinjaman atau kredit dengan subsidi bunga melalui bank UMKM Jawa Timur. Tiap mereka hanya boleh meminjam maksimal Rp.10 juta dan diberi subsidi bunga, sehingga bunga peminjam hanya 3 persen per tahun.

“Jadi subsidi bunga ini berasal dari APBD Pemprov Jatim. Jadi kredit Rp.10 juta tapi bunganya hanya 3 persen per tahun karena disubsidi oleh Pemprov. Peminjamannya hanya di Bank UMKM Jatim, saya sudah mengkomunikasikan dengan OJK karena subsidi bunganya dari APBD Provinsi Jawa Timur,” kata Khofifah.

Berita Menarik Lainnya:  Ada Apa dengan Lion Parcel di Kota Surabaya? Ini Langkah Bisnis Barunya

Selain itu, untuk menggerakkan roda perekonomian, Khofifah juga memberikan zakat produktif kepada pelaku usaha ultra mikro yakni sebesar Rp.500 ribu per orangnya.

Menurut Khofifah, penguatan berupa zakat produktif bisa menjadi bagian dari penguatan pertumbuhan ekonomi. Khususnya dengan sasaran di lini yang paling bawah yaitu ultra mikro yang tentunya membutuhkan penguatan dari permodalan.

“Jadi kita berharap bahwa ada bantalan ekonomi yang terus kita bisa bangun penguatan, sehingga yang rentan rentan miskin, tidak jatuh miskin, yang hampir miskin, pastikan tidak jatuh miskin. Zakat produktif menjadi bagian dari pemutus mata rantai dari ketergantungan pelaku ultra mikro dari jerat rentenir,” tandasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Gunakan DBHCHT, Pemkab Situbondo Bakal Bangun Gudang Tembakau

Sementara itu, Ketua Baznas Noor Achmad mengatakan, ZIS pada 2021 meningkat 133% dibanding 2020. Pada 2020 Rp385 Miliar meningkat menjadi Rp516 Miliar pada 2021. Peningkatan juga terjadi pada zakat fitrah meningkat 200%.

Terkait Peringatan HUT ke-21 Baznas, Noor Achmad berharap Baznas mampu menjadi lembaga pemerintah non struktural dalam pengelolaan zakat dan berpartisipasi mengentas kemiskinan.

“Kami akan terus memperkuat diri dengan memperoleh kepercayaan masyarakat yaitu melalui transparansi, akuntabel, moderen dengan inovasi dan digitalisasi,” jelasnya.

Untuk menyemarakkan Peringatan HUT ke-21 Baznas, lanjut Noor Achmad, dilakukan penyerahan penghargaan Baznas Award 2022. Tahun ini melibatkan lebih dari 300 tokoh dan lembaga, dengan 184 pemenang.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami semua. Karena penghargaan yang diberikan tahun ini meningkat dibandingkan 2020. Hal ini berasal kehebatan gubernur, bupati/wali kota yang mendukung Baznas,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait