Cerita Korban Sekeluarga Keracunan di Jombang, Nasi Berkatan Jadi Rebutan Hingga Mual-mual

Tampak pasien korban keracunan saat dirawat di Puskesmas Kesamben, Kabupaten Jombang. (Foto: Fa'iz)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Puluhan warga Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, keracunan massal. Mirisnya, melihat cerita satu keluarga yang mengalami keracunan bersama.

Adalah keluarga dari Ibu Sulistiawaty (50) warga setempat. Kedua anak perempuannya beserta seorang mantunya keracunan hingga harus dirawat bersama-sama di Puskesmas Kesamben, Kabupaten Jombang.

Bacaan Lainnya

Perempuan akrab disapa Sulis ini menceritakan kronologi awal dari kejadian tersebut. Pada Rabu (11/05/2022) malam ia mendapat undangan untuk menghadiri acara pengajian rutinan di kediaman Eka Puji Astutik (47) warga dusun setempat.

Berita Menarik Lainnya:  Gerebek Judi Sabung Dapat 7 Ayam dan 3 Motor

“Di keluarga saya ini, cuma saya yang hadir ikut pengajian rutinan itu. Setelah itu kan dapat bingkisan nasi kotak 2 untuk di bawa pulang. Saya bawa pulang lah nasi itu, lalu dimakan bersama di rumah begitu,” ujarnya kepada Beritabangsa.com pada Sabtu (14/5/2022) siang.

Begitu sampai di kediamannya, keluarga Sulis pun berkumpul riang dengan kedatangannya membawa bingkisan. Begitu dibuka, bingkisan itu berisi nasi putih, mi bihun, tahu goreng, telur dengan bumbu bali.

“Jadi kita makan bersama, ada yang makan mie nya saja, ada yang makan nasi sama yang lain. Intinya bareng-bareng gitu dah, sama dua anak saya ini dan mertua,” tandasnya saat ditemui di ruang inap Puskesmas Kesamben.

Ads

Masih di tempat yang sama, Julia Ermawati salah satu anak perempuan dari Bu Sulis yang jadi korban ini menambahkan. Hal tak diduga terasa ketika pada Kamis (12/5/2022) dini hari pukul 05.00 WIB.

Berita Menarik Lainnya:  6 Siswa dan 1 Guru SMPN 2 Jombang Terinfeksi Covid

“Pokoknya terasa diare itu pas waktu subuh itu dah. Gak cuma sekali, tapi berkali-kali ke kamar mandi sampai sakit. Mau mual-mual juga begitu,” katanya.

Pertama kalinya, kejadian itu dirasa hanyalah penyakit biasa. Namun kemudian, ia sadar ketika adik kandung bersama mertuanya alami gejala yang sama. Dari itu, keluarganya memilih untuk periksa ke dokter terdekat.

Ads

“Setelah periksa ke dokter dekat rumah, ternyata banyak warga yang mengalami gejala yang sama. Karena takut tambah parah, karena mual juga ya jadinya langsung dibawa ke Puskesmas Kesamben ini. Rawat inap sampai sekarang,” tuturnya.

Tak hanya bertiga saja korban diduga keracunan yang rawat inap di Puskesmas Kesamben, melainkan berdasarkan data yang diterima Beritabangsa.com sedikitnya terdapat 9 orang atau pasien.

Berita Menarik Lainnya:  Kunker di Probolinggo, Anisah Syakur Pantau Penyaluran Bansos

“Alhamdulillah kondisi saat ini sudah mendingan. Ya harapannya semoga cepat sembuh semua saja, dan mungkin dari kejadian ini bisa jadi pelajaran untuk lebih hati-hati kembali. Karena yang jadi korban bukan hanya satu dua orang, akan tetapi ada kalau tidak salah kurang lebih 40 an,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya bahwa, puluhan warga di Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang mengalami keracunan massal. Korban mengalami mual hingga diare diduga usai memakan nasi berkat yang didapat dari pengajian rutinan.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800