Bupati dan DPRD Sepakat Suntik Modal Dua Perumda Jombang

Perumda Jombang
Caption : Penampakan sidang Paripurna penetapan dua Raperda jadi Perda di DPRD kabupaten Jombang. (Foto : Fa'iz)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Bupati akhirnya menyepakati untuk menyuntikkan modal kepada dua Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Seger dan Panglungan.

Persetujuan itu ditetapkan dalam sidang paripurna penetapan rancangan peraturan Daerah (Raperda) penyertaan modal dalam sidang paripurna, Senin (23/5/2022) siang.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Sidang paripurna kali ini dipimpin Ketua DPRD Mas’ud Zuremi, dan dihadiri Bupati Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Sumrambah, Forkopimda, seluruh anggota DPRD dan Kepala OPD Pemkab Jombang.

Berita Menarik Lainnya:  Anggota Komisi B Gelar Raperda, Ini Hasilnya

“Dari pendapat Bupati telah menyetujui Raperda ini untuk disahkan menjadi Perda. Kemudian kami telah menerima persetujuan dan ditandatangani bersama dalam rapat paripurna hari ini,” ujar Ketua DPRD, Mas’ud Zuremi, Senin (23/5/2022) siang.

Sementara terkait nilai penyertaan modal akan direalisasikan dalam P-APBD 2022 atau APBD murni 2023, dan sepenuhnya menjadi kewenangan dari pemerintah daerah.

“Kemungkinan nanti akan diberikan pada P-APBD nanti, ” ujarnya.

Rapat paripurna kali ini tidak hanya membahas Raperda penyertaan modal dua Perumda saj, namun ada 3 raperda inisiatif yakni Raperda inovasi daerah, pengelolaan keuangan daerah dan pencegahan, penyalahgunaan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba (P4GN) masuk pembahasan.

“Tadi sudah ada panyampaian nota oleh bupati. Selanjutnya dibahas di Banmus untuk menentukan jadwal paripurna pandangan umum (PU) Fraksi dan seterusnya,” tutur Mas’ud.

Berita Menarik Lainnya:  Polres Asahan Salurkan 1200 Bansos

Meski begitu, pihaknya tetap memastikan bahwa target tiga Raperda akan segera selesai. “Target kami bulan depan sudah disahkan,” bebernya.

Sementara itu Bupati Jombang Munjidah Wahab, menyetujui Raperda penyertaan modal dua perumda yakni Aneka Usaha Seger dan Panglungan dijadikan Perda itu demi kemajuan daerah.

“Alhamdullilah kami menyetujui untuk dijadikan perda,” jelas Bupati Mundjidah di forum sidang paripurna itu.

Dengan begitu dua BUMD ini bisa meningkatkan kegiatan usaha.

“Kami tidak ingin ada anggapan dua BUMD ini tidak profesional lagi dan bisa meningkatkan usaha untuk mendongkrak pendapatan PAD,” pungkas perempuan pertama menjabat Bupati Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Pos terkait