Astaghfirullah! Santri di Surabaya Meninggal Dihantam Tronton Pertamina, Ini Kronologisnya

Kecelakaan
Jasad Santri di Surabaya Korban kecelakaan meninggal di tempat
Silahkan Share ke :

:BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Kenjeran tepatnya di depan makam WR Soepratman, Selasa (31/5/22). Salah satu seorang santri di Ponpes bertempat di Rangkah meninggal dunia.

Dua orang santri berinisial W dan N, berboncengan untuk membeli air galon, sialnya saat di tengah kemacetan mengalami kecelakaan.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Menurut pantauan Beritabangsa.com, terlihat santri berinisial W langsung meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) di kolong tronton pertamina dengan kepala pecah. Dengan kejadian itu menyebabkan kemacetan hingga 30 menit.

Berita Menarik Lainnya:  Wajah Baru Sopir Vanessa Angel Jalani Sidang Perdana

Kronologi Kejadian

Di tengah kemacetan, sebuah mobil pikap mengerem mendadak, dua orang santri yang berboncengan juga ikut mengerem mendadak. Sialnya, dua orang santri tersebut jatuh dengan berlawanan arah.

Ads

Santri berinisial N jatuh ke kiri, dan santri berinisial W jatuh ke kanan tepat di kolong truk tronton pertamina.

“Saat macet, di depan saya ada mobil pikap mengerem mendadak, dan saya juga ikut mengerem mendadak. Tapi nasib sial menimpah, saya dan teman saya jatuh berlawanan arah, saya jatuh ke kiri dan teman saya jatuh ke kanan lalu masuk ke kolong truk tronton pertamina hingga terlindas kepalanya pecah dan meninggal di tempat,” ujar Santri berinisial N saat dikonfirmasi Beritabangsa.com.

Ads

PMK, Kepolisian, BPBD Surabaya, Satpol PP, PMI juga terlihat di lokasi kejadian perkara.

Berita Menarik Lainnya:  Siswa SD Citrodiwangsan 02 Divaksin

Sementara saksi warga sekitar mengatakan, bahwa seorang santri tersebut ingin membeli air galon. Tetapi nasib buruk yang didapatkan.

“Dua orang santri salah satu ponpes di rangka, untuk membeli air galon, tetapi kecelakaan menimpanya. Dua orang santri mengerem mendadak salah satu santri tersebut jatuh di bawa kolong truk tronton pertamina, dan nas kepala seorang santri tersebut terlindas hingga pecah dan meninggal di tempat,” jelas M saksi warga saat dikonfirmasi Beritabangsa.com di TKP.

Sekitar 10 sampai 15 menit, baru ambulance datang untuk membawa jasad korban ke Rumah Sakit Dr. Soetomo.

“Saat kecelakaan terjadi, mobil pikap dan sopir truk tronton pertamina kabur tidak mau bertanggung jawab atas kejadian yang dialami,” tutupnya.

Berita Menarik Lainnya:  Anggota DPR RI Sarankan Bupati Minta Maaf untuk Akhiri Polemik Isu Radikalisme

Sementara korban yang meninggal di TKP langsung dievakuasi Ambulance ke RS Dr. Soetomo untuk dilakukan visum lebih lanjut.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait