8 Pelanggaran Prioritas Jadi Perhatian Serius Polres Probolinggo Kota

8 Pelanggaran Prioritas Jadi Perhatian Serius Polres Probolinggo Kota
Penyematan pita kepada petugas yang dilakukan Kapolres Wadi Sa'bani sebagai tanda dimulainya operasi keselamatan Semeru 2022.
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PROBOLINGGO – Korps Bhayangkara Kota Probolinggo menggelar apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2022 di halaman apel Mapolres Probolinggo Kota, Selasa (1/3/2022).

Kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap dan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan disiplin Protokol Kesehatan.

Bacaan Lainnya

Apel langsung dipimpin oleh Kapolres AKBP Wadi Sa’bani dan dihadiri Wakapolres Kompol Mohammad Khoiril, PJU, Kapolsek jajaran, Sub Denpom, personel Kodim 0820 Probolinggo, personel Polres Probolinggo Kota, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Delapan pelanggaran prioritas akan jadi perhatian serius. Pelanggaran tersebut di antaranya, pengemudi kendaraan bermotor (ranmor) yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi melebihi batas kecepatan, pengemudi yang masih di bawah umur, tidak menggunakan safety belt.

Berita Menarik Lainnya:  Perwira Polda Jatim Ini Produktif Bikin Lagu, Dapat Apresiasi SBY

Selain itu, ada juga penindakan untuk pengemudi ranmor yang dalam pengaruh alkohol, pengemudi kendaraan bermotor (ranmor) yang menggunakan HP, melawan arus, serta over dimensi dan over load (ODOL).

“Mengutamakan penindakan secara elektronik dalam rangka meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” kata Kapolres AKBP Wadi Sa’bani.

Lebih jauh, Wadi Sa’bani menjelaskan operasi keselamatan semeru 2022 selama 14 hari, mulai 1 – 14 maret 2022 dengan mengedepankan giat preemtif dan preventif secara humanis dan persuasif dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 menjelang ramadan dan Idul Fitri 2022.

Berita Menarik Lainnya:  Eri Cahyadi Pastikan Manajemen Persebaya Ganti Rugi Kerusakan Stadion

“Namun demikian tetap dilaksanakan tindakan represif terhadap pelanggaran yang menimbulkan fatalitas kecelakaan dengan 8 pelanggaran prioritas,” tandas Kapolres.

Tak hanya itu, Kapolres menyebutkan ada beberapa penekanan kepada para peserta apel, di antaranya laksanakan deteksi dini dan deteksi aksi terhadap seluruh potensi kerawanan terkait Kamseltibcarlantas dan penyebaran Covid-19 agar pelaksanaan operasi dapat optimal dan tepat sasaran.

Kemudian laksanakan kegiatan edukasi Kamseltibcarlantas kepada masyarakat secara intens khususnya kepada kaum milenial sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Lakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi secara intens dengan berbagai pihak dan sosialisasi 5 M, 3 T, serta akselerasi vaksinasi,” pinta Wadi Sa’bani.

Terlebih lagi, Wadi Sa’bani juga berpesan jaga kesehatan dan tetap pedomani protokol kesehatan serta tingkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas guna antisipasi adanya masalah dari pihak yang tidak bertanggungjawab.

Berita Menarik Lainnya:  Musala Dirobohkan PT KAI, Warga Jalan Sulung Marah, Demo DPRD Kota Surabaya

“Operasi tersebut mengedepankan fungsi lalu lintas dengan penekanan peran aktif masing-masing personel satuan tugas (satgas) untuk menindak pelanggaran khususnya yang berpotensi penyebab kecelakaan,” pesannya.

Kendati demikian, Kapolres menginginkan perlunya penambahan target operasi sesuai karakteristik wilayah, salah satunya yakni kendaraan muatan berlebihan (overloading), guna mewujudkan Kamseltibcarlantas.

Selain menargetkan turunnya angka kecelakaan, pihaknya juga mengimbau kepada anggota yang terlibat untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri agar petugas di lapangan menjalankan operasi ini dengan mengedepankan sikap humanis serta sesuai dengan standard operating procedure (SOP).

“Saya meminta anggota yang terlibat dapat bertugas sesuai target operasi serta tepat sasaran. Terkait konsep operasi, bersifat terbuka dalam bentuk Harkamseltibcarlantas, dengan mengutamakan penindakan selektif prioritas yang bersifat humanis,” pungkas Wadi Sa’bani.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280