Sekda Bondowoso Bantah Kotak Amal Bukan Pungli

Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Penjabat Sekda (Sekretaris Daerah) Bondowoso Soekaryo, SH, MM membantah jika kotak amal yang diletakkan di setiap kantor pemerintahan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur bahwa hal itu bukan sebagai bentuk pungli (pungutan liar).

“Apa yang kita lakukan, kotak amal yang diletakkan itu sama sekali tidak memenuhi unsur tindak pidana Pungli (Pungutan liar),” katanya, Selasa (5/1/2020).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Kapolres Warning Keras Para Ketua Perguruan Silat di Bondowoso, Begini Isinya
banner 1024x1366

Pungli masuk dalam tindak pidana kata Soekaryo, yakni adanya kecenderungan untuk memperkaya diri dengan cara memaksa yang dilakukan oleh seseorang atau lembaga. Dan juga melakukan teknis dan perilaku dengan niat tidak baik.

“Disini kan tidak ada sama sekali. Semua resmi dan bahkan belum terkumpul juga,” katanya.

Dijelaskannya, bahwa jika hasil dari sedekah itu sudah terkumpul dan lalu disetor pada Program Tape Manis, untuk penyalurannya nanti akan dilakukannya dengan Instansi terkait.

Berita Menarik Lainnya:  Cek Bahan Peledak, Mobil Box dari Arah Mojokerto ke Jombang Distop

“Itu tentunya untuk penyalurannya nanti akan dilakukan dengan instansi terkait yang menangani untuk disalurkan, untuk betul-betul kepada orang miskin,” jelasnya.

Menurutnya, dikarenakan ketidak cukupan APBD, dimana semisal untuk menangani terhadap orang miskin.

“Jalan pintas barangkali ada orang yang mau beramal,” tutupnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280