RS di Surabaya Overload, Eri Cahyadi Tambah Dua Gedung Isolasi di RS Asrama Haji

Keterangan foto : Ilustrasi gambar gedung Rumah Sakit Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Kasus Covid-19 di Surabaya akhir-akhir ini naik drastis, bahkan rumah sakit di Surabaya mengalami overload atau over kapasitas daya tampung pasien Covid-19.

Salah satunya, rumah sakit rujukan pasien Covid-19 RS Asrama Haji Sukolilo juga mengalami BOR (Bed Occupancy Ratio) atau angka penggunaan tempat tidur pasien Covid-19 yang mencapai hampir 90 persen.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Ini Jurus Jatim Hadapi Gelombang III Covid-19
banner 1920x1080

Menyusul angka tersebut, Pemerintah Kota Surabaya menambah dua gedung isolasi di RS Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

“Ada tambahan dua gedung, kapasitasnya sekitar 160-200-an. Kalau di IGD masih banyak yang antre, tidak bisa masuk rumah sakit, makanya yang OTG (orang tanpa gejala) bisa di Asrama Haji,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Minggu, 27 Juni 2021.

Berita Menarik Lainnya:  Gandeng Kominfo, Stikosa-AWS Perkuat Kemampuan Wartawan Dengan Gelar Pelatihan Digital

Diketahui, data per tanggal 26 Juni 2021, sebanyak 451 warga terkonfirmasi positif dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit. Dilansir dari laman resmi lawancovid-19.surabaya.go.id.

Eri berharap OTG seperti tidak sesak nafas dan tidak ada keluhan lainnya, bisa dirawat di Asrama Haji, sehingga yang dirawat di rumah sakit adalah mereka-mereka yang memang benar-benar membutuhkan.

Menurutnya, warga Surabaya harus tahu bahwa orang yang dirawat dan isolasi di Asrama Haji sudah sangat banyak, dan sampai hari ini pukul 13.00 WIB, jumlah total yang ada di Asrama Haji sudah mencapai 480 orang.

Berita Menarik Lainnya:  Resmi Dilantik, BEM STAITA Siapkan Program FORKA

“Walaupun ini OTG, tapi ini perlu diwaspadai betul. Insya Allah yang ada di Asrama Haji cepat sembuh, karena OTG 3-4 hari sudah sembuh. Sedangkan di rumah sakit butuh waktu lama mungkin,” katanya.

Reporter : Ali Wafa
Publisher : Maab

banner 600x310

Pos terkait