Risma Resmikan SMPN 61 Surabaya, Menambah Fasilitas Pendidikan Sekolah

Surabaya, Beritabangsa.com – Pemerintah Kota Surabaya bersama Dispendik Surabaya terus memberikan fasilitas ruang didik ke siswa-siswi dengan mendirikan gedung untuk menambah sekolah baru di Kota Surabaya, Saat ini, Wali Kota Surabaya Risma telah meresmikan SMPN (Sekolah Menengah Pertama Negeri) 61 Kota Surabaya, Selasa (18/08/2020).

Peresmian sekolah yang berada di Jalan Tengger Raya, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo ini juga dihadiri Forum Pimpinanan Daerah Surabaya, serta Musyawarah Pimpinanan Kecamatan, kepala sekolah, dan perwakilan guru.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Persempit Ruang Gerak Rentenir, Gulirkan Modal Usaha Ultra Mikro Zakat Produktif
banner 1920x1080

Dalam peresmian sekolah SMPN 61 yang berdiri di atas lahan seluas 10.000 meter persegi ini, Wali Kota Surabaya Risma mengatakan, Pemkot terus berupaya menambah fasilitas pendidikan.

“Kita rencanakan untuk sekolah, setiap tahun dapat menambah 3 sekolah baru, sehingga menjadikan sekolah dengan rombongan belajar peserta didik yang ideal,” kata Tri Rismaharini.

Selain menambah jumlah sekolah, Pemkot juga akan menambah ruang kelas baru pada sekolah-sekolah yang sudah ada. Sebab, saat ini masih ada sekolah dengan rombongan belajar berisikan 40 siswa. Jumlah ini belum bisa dikatakan ideal dari sisi pembelajaran.

Berita Menarik Lainnya:  SMP Negeri 4 Surabaya Takbiran Online Lewat Aplikasi Zoom

Menurut Risma, semakin ideal jumlah peserta didik, maka penguatan potensi peserta didik di sekolah diharapkan menjadi maksimal. Dengan begitu, sumber daya manusia (SDM) Kota Surabaya dapat bersaing di era globalisasi.

“Pejuang dulu melawan penjajah dengan senjata, sekarang kita berjuang melawan kemiskinan dan kebodohan. Ini memang berat, tapi kalau tidak kita lawan, maka warga Surabaya hanya bisa menjadi penonton,” jelas Risma.

Berita Menarik Lainnya:  Ukir Sejarah, Robot ITS Juara I ABU Robocon 2021

Lanjut Risma, bila bangsa ini ingin menang dalam persaingan pada era globalisasi, maka SDM-nya harus kuat. Berdasarkan hasil penelitian, negara yang maju adalah negara dengan SDM bagus adalah modal utama. Kemudian modal nomor 5 baru sumber daya alam (SDA).

Risma pun berpesan kepada para guru agar mendorong siswa-siswinya untuk terus berinovasi dan terus mau belajar.

“Anak-anak harus diajari banyak. Kalau sudah mencapai ini masih kurang, mencapai itu masih kurang. Dengan begitu anak-anak tidak sombong dan mau terus belajar.” terang Risma.

Reporter : Mooch

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *