Prihatin Siswa Difabel Dikeluarkan, Anggota DPRD Datangi Rumahnya

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Setelah viralnya siswa difabel SMPN 2 Tamanan yang dikeluarkan oleh pihak sekolah, mengundang keprihatinan Anggota DPRD Bondowoso akan kejadian tersebut.

Anggota DPRD Fraksi PKB, A. Mansur mendatangi rumah Muhammad Hendra Arisyanto yang merupakan siswa difabel yang berada di Desa Sumber Kemuning Kecamatan Tamanan Bondowoso, Rabu (5/8/2020).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Pidato Kemerdekaan Dirgahayu Ke 75 Digelar Secara Virtual Di DPRD Bondowoso
banner 1920x1080

Pihaknya sangat prihatin atas kejadian yang menimpa Hendra tersebut. Semua orang tua pasti menginginkan pendidikan yang terbaik untuk anaknya. Yakni mendapat pendidikan yang layak dan sama. jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali, cukup hendra ini, yang pertama dan terakhir. Jangan menambah beban mental dari anak ini, seharusnya pihak sekolah membantu,” ujarnya pada awak media.

Berita Menarik Lainnya:  Ansor Jatim Gandeng Uinsa Gelar Madrasah Cyber Pertama Kali di Nusantara

Untuk saat ini pemerintah mempunyai program sekolah inklusi kata Mansur, yang mana proses pembelajaran tidak dibedakan dalam satu kelas, namun perlakuannya yang berbeda.

“Ya, aturannya sudah ada, tinggal implementasinya saja. Buktinya tiap sekolah berbeda, ada yang mau dan ada yang tidak mau menerimanya,” ungkapnya.

Sementara itu dari PGRI, Soni Andi Wijaya, berharap, dalam menyelesaikan permasalahan ini seperti mengurai benang kusut. Karena kelas inkluaif sudah di programkan pemerintah, belum bisa dilaksanakan di semua sekolah.

Berita Menarik Lainnya:  Gelar Sidang Isbat Nikah Massal, DPRD Bondowoso Pastikan Pelaksanaannya Patuhi Prokes

“Yaitu, sekolah inklusif telah diprogramkan, tetapi pelaksanaannya dibawah belum banyak yang melakukan kelas inklusif. Saya berharap kedepannya setiap sekolah memiliki sekolah inklusif,” harapnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait